Neraca Dagang Defisit, Rupiah Terkoreksi Siang Ini

Rabu, 01 Oktober 2014 - 12:28 WIB
Neraca Dagang Defisit,...
Neraca Dagang Defisit, Rupiah Terkoreksi Siang Ini
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) jeda hari ini terkoreksi dipicu defisitnya neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2014 sebesar USD318,1 juta setelah pagi tadi sempat rebound. Pelemahan ini di tengah makin menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang hari ini pada level Rp12.198 per USD. Posisi tersebut melemah dibanding penutupan Selasa (30/9/2014) di level Rp12.188 per USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.208 per USD, dengan kisaran harian Rp12.178-Rp12.240 per USD. Posisi ini terdepresiasi tipis dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.204 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.188 per USD. Posisi ini menguat 24 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.212 per USD.

Sementara IHSG siang ini melaju di teritori hijau pasca pengumuman rendahnya inflasi di bulan September, yakni sebesar 0,27%. IHSG menguat 8,30 poin atau 0,16% ke level 5.145,88.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,57 triliun dengan 3,28 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp86,26 miliar. Tercatat 142 saham naik, 123 saham melemah dan 86 saham stagnan.

(Baca: Rupiah Dibuka Rebound)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved