Tingkat Okupansi Villa di Bali saat Low Season Hanya 60%

Jum'at, 03 Oktober 2014 - 22:36 WIB
Tingkat Okupansi Villa...
Tingkat Okupansi Villa di Bali saat Low Season Hanya 60%
A A A
DENPASAR - Sepanjang September hingga November 2014, pariwisata di Bali mengalami low season dengan tingkat hunian atau okupansi villa rata-rata hanya 60-70%.

"Sekarang okupansi masih di tingkat 60 hingga 70%. Kalau high season okupansi villa di tempat saya bisa 80% ke atas," ujar Penasihat Bali Villa Association (BVA), Ismoyo, saat dihubungi via telepon, Jumat (3/10/2014).

Dia menuturkan, bila tingkat hunian pada low season sekitar 60% masih bisa menutupi biaya operasional.

"Kalau tingkat huniannya di atas 50% itu berarti kami masih dapat keuntungan setelah dipotong biaya operasional. Kalau di angka 37% kami tidak dapat keuntungan, hanya cukup untuk biaya operasional. Itu teorinya,” terang Ismoyo.

Jika dilihat pengalaman low season tahun sebelumnya, tingkat okupansi villa rata-rata di bawah 50%. Namun, dengan adanya event internasional di Bali yang berlangsung saat low season, berkontribusi untuk menaikkan tingkat hunian kamar villa.

"Tahun ini, saat low season kami bekerja sama menggelar event Bali Internasional Sport's Week yang mengundang olahragawan dari 11 cabang olahraga termasuk golf. Mereka pada datang ke Indonesia khususnya Bali. Mereka perlu akomodasi, event-event seperti inilah yang berkontribusi menaikkan okupansi di saat low season," jelasnya.

Selain itu, BVA juga melakukan kerja sama dengan Bali Wedding Association dalam menyuplai wisatawan yang melangsungkan pernikahan di villa.

"Tidak hanya wedding, yang honeymoon juga banyak menginap di villa. Mereka lebih cenderung memilih villa karena dapat fasilitas private seperti kolam renang," jelasnya.

Wisatawan yang dominan memilih villa sebagai akomodasi selama berlibur di Bali, masing-masing wisatawan Asia dan Australia sekitar Juli dan Agustus, sedangkan Desember didominasi wisatawan Eropa.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PHI Group dengan Perhutani...
PHI Group dengan Perhutani Alam Wisata Teken Kerjasama Pengembangan Wisata
Nemuru Hotel Ciputat,...
Nemuru Hotel Ciputat, Destinasi Penginapan Baru di Selatan Jakarta dengan Nuansa Jepang yang Kental
New Years Eve, Aerotel...
New Years Eve, Aerotel Smile Hotel Usung Street Food Festival
Injak Usia ke-7, Alma...
Injak Usia ke-7, Alma Corp dan The Silk Dago Bandung Jalin Kerja Sama
Artotel Group dan Winner...
Artotel Group dan Winner Group Kerja Sama Garap Tiga Proyek Hotel Baru di Batam
Bisnis Perhotelan dan...
Bisnis Perhotelan dan Restoran Berisiko Tingkatkan Kredit Macet
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
11 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
49 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved