Tarif Baru KRL Akan Berlaku Serentak 15 Oktober

Senin, 06 Oktober 2014 - 14:47 WIB
Tarif Baru KRL Akan...
Tarif Baru KRL Akan Berlaku Serentak 15 Oktober
A A A
JAKARTA - Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwi Atmoko mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akan melakukan penyesuaian tarif KRL karena adanya usulan dari PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ).

Hal ini dilakukan oleh pemerintah dalam rangka untuk meningkatkan fasilitas pelayanan kepada penumpang kereta api.

Namun, Kemenhub tidak akan menaikkan besaran tarif yang diberlakukan kepada masyarakat. Hanya saja, mereka akan menaikkan total anggaran subsidi atau Public Service Obligation (PSO) tahun ini menjadi Rp1,2 triliun.

"Dalam penyesuaian tarif tersebut akan ditanggung oleh pemerintah melalui mekanisme PSO. Dan pada nantinya, tidak mengubah besaran tarif yang diberlakukan kepada masyarakat," ujarnya di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (6/10/2014).

Dia melanjutkan, untuk perhitungan PSO ini sudah berdasarkan Undang-Undang. "PSO sudah dihitungkan berdasarkan syarat penghitungannya, sesuai berdasarkan kemampuan daya beli masyarakat," jelas dia.

Sementara untuk tahun depan PSO akan dinaikkan menjadi Rp1,5 triliun. Hal ini pun juga sudah diperhitungkan secara matang.

"Perhitungannya nantinya kami sudah memikirkan untuk kenaikan BBM ke depan sehingga menyebabkan tarif naik, ini juga kekhawatiran masyarakat," ungkapnya.

Berikut perubahan penyesuaian tarif KRL diberlakukan mulai tanggal 15 Oktober 2014:

Sebelum 15 Oktober 2014

- Perhitungan PSO KRL Ekonomi AC: 5 stasiun pertama diberikan PSO sebesar Rp1.000, dan setiap 3 stasiun berikutnya diberikan PSO Rp500 (s/d 14 Oktober 2014).

Setelah 15 Oktober 2014

- Perhitungan PSO KRL Ekonomi AC: 5 stasiun pertama diberikan PSO sebesar Rp3.000, dan setiap 3 stasiun berikutnya diberikan PSO Rp 500 (mulai 15 Oktober 2014 s/d Desember 2014).
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aturan Baru, Kapasitas...
Aturan Baru, Kapasitas Penumpang KRL Commuter Jabodetabek Kini 80 Persen
Pengguna KRL Selama...
Pengguna KRL Selama Semester I/2022 Mencapai 89,9 Juta Penumpang
Tiket KRL Jabodetabek...
Tiket KRL Jabodetabek Berbasis NIK Mulai Diberlakukan pada 2025
Ada SO-6 di Stasiun...
Ada SO-6 di Stasiun Manggarai, Berikut Penyesuaian Jadwal KRL
Pemerintah Tidak Merekomendasikan...
Pemerintah Tidak Merekomendasikan Impor KRL Bekas dari Jepang
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Kontrak di Tokyo Verdy...
Kontrak di Tokyo Verdy Akan Berakhir, Ini 3 Calon Klub Baru Arhan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved