Suspensi Dibuka, Saham BUMI Melemah

Selasa, 07 Oktober 2014 - 10:28 WIB
Suspensi Dibuka, Saham...
Suspensi Dibuka, Saham BUMI Melemah
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Dibukanya saham BUMI mendorong pelemahan pada harga sahamnya pagi ini.

Kepala Divisi Operasional perdagangan BEI Eko Soswanto mengatakan, pembukaan suspensi ini dilakukan merujuk surat BUMI pada 6 Oktober lalu terkait penyampaian hasil public expose inseidentil.

Selain itu, surat perihal laporan hasil hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) perseroan, dan permohonan pencatatan saham tambahan hasil pelaksanaan penawaran umum terbatas (PUT) IV BUMI.

"Bursa memutuskan melakukan pencabutan penghentian sementara perdagangan efek BUMI di seluruh pasar terhitung sejak sesi I perdagangan efek hari ini," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Selasa (7/10/2014).

Pasca suspensi BUMI dibuka, harga saham grup Bakrie ini pagi ini langsung melemah 7 poin menjadi Rp183 per lembar dibanding penutupan sebelumnya di harga Rp190 per lembar. Sementara pada pukul 10.25 WIB, harga saham BUMI terkikis ke level Rp170 per lembar atau anjlok 20 poin dibanding perdagangan sebelumnya.

Sekedar informasi, BEI melakukan suspensi saham BUMI pada 24 September 2014 merujuk prospektus PUT dalam rangka penerbitan HMETD BUMI yang diterbitkan pada 30 Juni 2014, hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 30 Juni dan diumumkan kepada publik pada 1 Juli 2014.

Selain itu, juga mempertimbangkan laporan hasil penjatahan atas PUT IV sesuai prospektus yang telah disetujui dalam RUPS Luar Biasa (RUPSLB) dan penyamaian tangggapan yang belum lengkap/belum memadai atas permintaan penjelasan Bursa sebagai keterbukaan informasi kepada publik.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kabar Duka, Presdir...
Kabar Duka, Presdir Bumi Resources Saptari Hoedaja Meninggal Dunia
Wuidih! Bakrie Group...
Wuidih! Bakrie Group Temukan Cadangan Emas 4,6 Juta Ton di Palu
BUMI Terapkan Good Mining...
BUMI Terapkan Good Mining Practice demi Pertambangan Berkelanjutan
Program CSR Bumi Resources...
Program CSR Bumi Resources Dukung Kemandirian Masyarakat
Dukung UMKM Lokal, Arutmin...
Dukung UMKM Lokal, Arutmin Insiasi Program Nawasena
Rogoh Rp24 Triliun,...
Rogoh Rp24 Triliun, Salim Group Cicipi Legitnya Bisnis Batu Bara
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved