Harga Buyback Emas Antam Naik Rp4.000
Kamis, 09 Oktober 2014 - 09:44 WIB
Harga Buyback Emas Antam Naik Rp4.000
A
A
A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari keempat pekan ini naik Rp1.000 per gram setelah kemarin stganan. Sementara harga beli kembali (buyback) emas perseroan meningkat Rp4.000 per gram.
Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Kamis (9/10/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp525.000 dari hari sebelumnya Rp524.000 per gram.
Sementara harga buyback emas perseroan naik menjadi Rp471.000 dibanding kemarin di harga Rp467.000 per gram.
Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.010.000, dengan harga per gram Rp505.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.497.000 dengan harga Rp499.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp1.984.000 dengan harga per gram Rp496.000.
Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.480.000 dengan harga per gram dihargai Rp496.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.910.000, dengan harga per gram Rp491.000.
Harga emas 25 gram Rp12.180.000 dengan harga per gram Rp488.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.350.000, dengan harga per gram Rp487.000.
Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp48.650.000, dengan harga per gram Rp486.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp121.500.000, dengan harga per gram Rp486.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp242.800.000, dengan harga per gram Rp485.600.
Sementara harga emas global diperdagangakan mendekati harga tertinggi dalam hampir dua minggu setelah Federal Reserve (The Fed) menyatakan keprihatinannya bahwa ekonomi Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan menghadapi perlambatan global, sehingga membuat USD melemah dan mendorong permintaan pada logam mulia.
Emas untuk pengiriman segera naik 0,2% menjadi USD1.224.05 per ons dan diperdagangkan pada USD1.222,23 pada pukul 09.04 di Singapura. Sementara kemarin harga emas naik ke USD1.22,20, tertinggi sejak 26 September 2014 setelah Fed merilis risalah pertemuan 16-17 September, yang berjanji mempertahankan suku bunga rendah untuk waktu yang cukup.
Logam mulia memperpanjang rebound dari harga terrendah tahun ini sebesar USD1.183,24 pada 6 Oktober karena sejumlah pejabat The Fed mengatakan bahwa ekspansi AS diperkitakan lebih lambat dari yang mereka harapkan jika pertumbu han ekonomi asing datang lebih lemah dari yang diantisipasi. Sementara USD pada 3 Oktober 2014 terkoreksi setelah menguat dalam hampir empat tahun.
"Melemahnya USD memainkan peran dalam memicu harga emas. Aksi jual USD, sebagian besar karena rilis dari pertemuan The Fed, yang sepertinya tidak begitu terdengar hawkish karena pasar telah mengantisipasi," kata analis INTL FCStone di Inc Edward Meir seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (9/10/2014).
Emas di Comex New York untuk pengiriman Desember naik sebanyak 1,5% menjadi USD1.224,30 per ons, kenaikan intraday terbesar sejak 23 September, dan diperdagangkan di USD1.221,50. Kontrak berjangka (futures) turun 0,5% kemarin menjelang rilis pertemuan The Fed.
Kepemilikan aset di SPDR Gold Trust jatuh kemarin menjadi 762,08 metrik ton, terendah sejak Desember 2008.
Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Kamis (9/10/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp525.000 dari hari sebelumnya Rp524.000 per gram.
Sementara harga buyback emas perseroan naik menjadi Rp471.000 dibanding kemarin di harga Rp467.000 per gram.
Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.010.000, dengan harga per gram Rp505.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.497.000 dengan harga Rp499.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp1.984.000 dengan harga per gram Rp496.000.
Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.480.000 dengan harga per gram dihargai Rp496.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.910.000, dengan harga per gram Rp491.000.
Harga emas 25 gram Rp12.180.000 dengan harga per gram Rp488.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.350.000, dengan harga per gram Rp487.000.
Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp48.650.000, dengan harga per gram Rp486.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp121.500.000, dengan harga per gram Rp486.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp242.800.000, dengan harga per gram Rp485.600.
Sementara harga emas global diperdagangakan mendekati harga tertinggi dalam hampir dua minggu setelah Federal Reserve (The Fed) menyatakan keprihatinannya bahwa ekonomi Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan menghadapi perlambatan global, sehingga membuat USD melemah dan mendorong permintaan pada logam mulia.
Emas untuk pengiriman segera naik 0,2% menjadi USD1.224.05 per ons dan diperdagangkan pada USD1.222,23 pada pukul 09.04 di Singapura. Sementara kemarin harga emas naik ke USD1.22,20, tertinggi sejak 26 September 2014 setelah Fed merilis risalah pertemuan 16-17 September, yang berjanji mempertahankan suku bunga rendah untuk waktu yang cukup.
Logam mulia memperpanjang rebound dari harga terrendah tahun ini sebesar USD1.183,24 pada 6 Oktober karena sejumlah pejabat The Fed mengatakan bahwa ekspansi AS diperkitakan lebih lambat dari yang mereka harapkan jika pertumbu han ekonomi asing datang lebih lemah dari yang diantisipasi. Sementara USD pada 3 Oktober 2014 terkoreksi setelah menguat dalam hampir empat tahun.
"Melemahnya USD memainkan peran dalam memicu harga emas. Aksi jual USD, sebagian besar karena rilis dari pertemuan The Fed, yang sepertinya tidak begitu terdengar hawkish karena pasar telah mengantisipasi," kata analis INTL FCStone di Inc Edward Meir seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (9/10/2014).
Emas di Comex New York untuk pengiriman Desember naik sebanyak 1,5% menjadi USD1.224,30 per ons, kenaikan intraday terbesar sejak 23 September, dan diperdagangkan di USD1.221,50. Kontrak berjangka (futures) turun 0,5% kemarin menjelang rilis pertemuan The Fed.
Kepemilikan aset di SPDR Gold Trust jatuh kemarin menjadi 762,08 metrik ton, terendah sejak Desember 2008.
(rna)
Lihat Juga :