Para Menteri Ini Kumpul Bahas Investasi Perdagangan

Kamis, 09 Oktober 2014 - 11:06 WIB
Para Menteri Ini Kumpul...
Para Menteri Ini Kumpul Bahas Investasi Perdagangan
A A A
JAKARTA - Dalam sisa jabatannya yang tinggal beberapa hari, para menteri ekonomi berkumpul untuk membahas tantangan investasi perdagangan.

Para menteri tersebut yakni, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Perindustrian MS Hidayat, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.

Selain itu, juga ada Kepala BKPM Mahendra Siregar dan Ketua Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulistyo membicarakan tentang tantangan investasi dan perdagangan melalui wadah Trade and Investment Forum (TI Forum) 2014.

Dalam kesempatan tersebut, Lutfi mengatakan, pihaknya terus bekerja sama dalam memperkuat ekspor nasional dengan mengupayakan peningkatan investasi ke dalam dan luar negeri.

"Investasi dan perdagangan merupakan dua kegiatan yang saling mendukung. Investasi dapat meningkatkan kapasitas produksi guna memperkuat ekspor yang pada akhirnya memperkuat perekonomian negara," terangnya di JIExpo, Jakarta, Kamis (9/10/2014).

Menurutnya, dari sisi inward investment, pemerintah mendorong terjadinya investasi yang berkualitas. Investasi yang tidak hanya melihat aspek besaran nilai yang ditanamkan investor.

Namun, juga multiplier effect yang diciptakan untuk mengoptimalisasikan sumber daya ekonomi nasional melalui pengusahaan sektor-sektor strategis.

"Investasi pada industri yang berorientasi ekspor dan bahan baku lokal adalah salah satu yang diprioritaskan. Maka, Indonesia tidak hanya sekadar menjadi basis konsumsi, tetapi juga basis produksi," jelasnya.

Dia menerangkan, TI Forum juga menjadi wadah penyampaian kebijakan pemerintah Indonesia dalam menghadapi peluang dan tantangan perdagangan global.

"Kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun sinergi positif antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kinerja di sektor investasi dan perdagangan," terangnya.

Senada dengan Lutfi, Kepala BKPM Mahendra Siregar juga mengaku bersemangat mendorong investor Indonesia untuk dapat menguasai pasar di luar negeri.

Pasalnya, pemerintah terus mengupayakan agar investor Indonesia mendekati pasar di luar negeri.

"Selain memperluas jaringan di pasar global, investasi di luaar negeri diharapkan dapat meningkatkan ekspor produk-produk Indonesia dan juga perluasan mitra usaha," pungkas Mahendra.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Ekonomi RI 2024 Ditargetkan...
Ekonomi RI 2024 Ditargetkan Tumbuh 5,7%, Butuh Investasi Rp1.650 Triliun
Investasi Kunci Bangkitnya...
Investasi Kunci Bangkitnya Ekonomi RI di 2021
Berat! RI Butuh Investasi...
Berat! RI Butuh Investasi Rp5.912 Triliun Agar Ekonomi Tumbuh 5,5%
Ekonomi Tumbuh, Wapres...
Ekonomi Tumbuh, Wapres Ingatkan Investasi Harus Bisa Tampung Tenaga Kerja
Investasi dan Ekspor...
Investasi dan Ekspor Kunci Ekonomi RI, Jokowi Minta Ini ke Bupati
Berita Terkini
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
1 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
1 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
2 jam yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
11 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
12 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
12 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved