BEI Terancam Gagal Capai Target IPO Tahun Ini
Kamis, 09 Oktober 2014 - 12:19 WIB
BEI Terancam Gagal Capai Target IPO Tahun Ini
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengakui, target IPO tahun ini belum tercapai. Pada awalnya BEI menargetkan 30 perusahaan IPO tahun ini.
Namun, hingga hampir pertengahan Oktober 2014, baru sekitar 18 perusahaan yang mencatatkan bisnisnya di BEI.
"Kalau untuk sampai akhir tahun ini, mungkin dengan yang sudah tercapai dalam proses, kita targetkan 25 yang akan IPO," ungkapnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2014).
Ito membeberkan sejumlah kendala yang membuat IPO kali ini tidak capai target. Salah satunya, karena situasi ekonomi domestik yang tidak lebih baik dari semester II tahun lalu.
"Kemudian juga kondisi politik yang membuat calon-calon emiten memundurkan rencana IPO-nya tahun ini," ujar dia.
Pihaknya berharap, sejumlah emiten yang menunda untuk listing pada tahun ini dapat mengimplementasikan rencana bisnisnya pada 2015.
Namun, kata Ito, sejauh ini pihaknya masih enggan untuk mempublikasikan nama-nama perusahaan yang membatalkan rencana IPO tersebut.
"Mungkin beberapa dari mereka sudah diumumkan via media lain. Dan, kami tidak perlu menyebutkan nama-nama perusahaan itu," pungkasnya.
(Baca: BEI: Saatnya Investor Domestik Masuk Pasar Modal)
Namun, hingga hampir pertengahan Oktober 2014, baru sekitar 18 perusahaan yang mencatatkan bisnisnya di BEI.
"Kalau untuk sampai akhir tahun ini, mungkin dengan yang sudah tercapai dalam proses, kita targetkan 25 yang akan IPO," ungkapnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/10/2014).
Ito membeberkan sejumlah kendala yang membuat IPO kali ini tidak capai target. Salah satunya, karena situasi ekonomi domestik yang tidak lebih baik dari semester II tahun lalu.
"Kemudian juga kondisi politik yang membuat calon-calon emiten memundurkan rencana IPO-nya tahun ini," ujar dia.
Pihaknya berharap, sejumlah emiten yang menunda untuk listing pada tahun ini dapat mengimplementasikan rencana bisnisnya pada 2015.
Namun, kata Ito, sejauh ini pihaknya masih enggan untuk mempublikasikan nama-nama perusahaan yang membatalkan rencana IPO tersebut.
"Mungkin beberapa dari mereka sudah diumumkan via media lain. Dan, kami tidak perlu menyebutkan nama-nama perusahaan itu," pungkasnya.
(Baca: BEI: Saatnya Investor Domestik Masuk Pasar Modal)
(izz)
Lihat Juga :