Harga Jual Emas Antam Naik Rp1.000, Buyback Rp4.000
Senin, 13 Oktober 2014 - 09:25 WIB
Harga Jual Emas Antam Naik Rp1.000, Buyback Rp4.000
A
A
A
JAKARTA - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan awal pekan ini naik Rp1.000 dan harga beli kembali (buyback) emas perseroan melonjak Rp4.000 per gram.
Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Senin (13/10/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp526.000 per gram dibanding sebelumnya di harga Rp525.000 per gram.
Sementara harga buyback emas perseroan melonjak menjadi Rp475.000 per gram dari harga akhir pekan lalu di Rp471.000 per gram.
Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.012.000, dengan harga per gram Rp506.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.500.000 dengan harga Rp500.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp1.988.000 dengan harga per gram Rp497.000.
Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.485.000 dengan harga per gram dihargai Rp497.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.920.000, dengan harga per gram Rp492.000.
Harga emas 25 gram Rp12.225.000 dengan harga per gram Rp489.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.400.000, dengan harga per gram Rp488.000.
Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp48.750.000, dengan harga per gram Rp487.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp121.750.000, dengan harga per gram Rp487.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp243.300.000, dengan harga per gram Rp486.600.
Sementara harga emas global naik menuju level tertiggi dalam dua pekan dipicu kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi global, yang dapat mendorong Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga, sehingga meningkatkan permintaan pada logam mulia.
Emas untuk pengiriman segera naik 0,8% menjadi USD1.232,30 per ons dan diperdagangkan pada harga USD1.230,22 pada pukul 08.10 di Singapura.
Harga logam mulia pada 9 Oktober menguat ke USD1.233,43, tertinggi sejak 23 September 2014 setelah para pejabat Fed menyatakan keprihatinan ekonomi AS kemungkinan menghadapi risiko dari perlambatan global, dan akan mempertahankan komitmennya menjaga suku bunga rendah untuk waktu yang cukup.
"Emas dua kali lipat dipengaruhi oleh pasar ekuitas dan USD selama sepekan. Kami perkirakan keduanya akan terus menurun dalam jangka pendek," kata analis INTL FCStone di Inc Edward Meir seperti dilansir dari bloomberg, Senin (13/10/2014).
Emas di Comex New York untuk pengiriman Desember naik 0,8% menjadi USD1.231.20 per ons, memperpanjang kenaikan sebesar 2,4% pada pekan lalu.
Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Senin (13/10/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp526.000 per gram dibanding sebelumnya di harga Rp525.000 per gram.
Sementara harga buyback emas perseroan melonjak menjadi Rp475.000 per gram dari harga akhir pekan lalu di Rp471.000 per gram.
Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.012.000, dengan harga per gram Rp506.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.500.000 dengan harga Rp500.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp1.988.000 dengan harga per gram Rp497.000.
Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.485.000 dengan harga per gram dihargai Rp497.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.920.000, dengan harga per gram Rp492.000.
Harga emas 25 gram Rp12.225.000 dengan harga per gram Rp489.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.400.000, dengan harga per gram Rp488.000.
Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp48.750.000, dengan harga per gram Rp487.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp121.750.000, dengan harga per gram Rp487.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp243.300.000, dengan harga per gram Rp486.600.
Sementara harga emas global naik menuju level tertiggi dalam dua pekan dipicu kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi global, yang dapat mendorong Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga, sehingga meningkatkan permintaan pada logam mulia.
Emas untuk pengiriman segera naik 0,8% menjadi USD1.232,30 per ons dan diperdagangkan pada harga USD1.230,22 pada pukul 08.10 di Singapura.
Harga logam mulia pada 9 Oktober menguat ke USD1.233,43, tertinggi sejak 23 September 2014 setelah para pejabat Fed menyatakan keprihatinan ekonomi AS kemungkinan menghadapi risiko dari perlambatan global, dan akan mempertahankan komitmennya menjaga suku bunga rendah untuk waktu yang cukup.
"Emas dua kali lipat dipengaruhi oleh pasar ekuitas dan USD selama sepekan. Kami perkirakan keduanya akan terus menurun dalam jangka pendek," kata analis INTL FCStone di Inc Edward Meir seperti dilansir dari bloomberg, Senin (13/10/2014).
Emas di Comex New York untuk pengiriman Desember naik 0,8% menjadi USD1.231.20 per ons, memperpanjang kenaikan sebesar 2,4% pada pekan lalu.
(rna)
Lihat Juga :