Ini Rekomendasi Kadin jika FSRU Rusak

Senin, 13 Oktober 2014 - 15:48 WIB
Ini Rekomendasi Kadin...
Ini Rekomendasi Kadin jika FSRU Rusak
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin bidang Pemberdayaan Daerah Tertinggal Natsir Mansyur menuturkan, pembangunan LNG receiving terminal bisa menjadi solusi ketika Floating Storage Regasification Unit (FSRU) rusak.

Hal tersebut dikatakan Natsir dalam menanggapi kejadian rusaknya FSRU Lampung yang baru dioperasikan pada April. Peristiwa ini sempat membuat panik pemerintah, lantaran Indonesia hanya memiliki tiga unit FSRU.

"Indonesia hanya memiliki tiga unit FSRU, ketika kemarin ada salah satu FSRU yang rusak, pemerintah panik," ungkapnya di Menara Kadin, Senin (13/10/2014).

Dia menuturkan, jika seluruh provinsi dibangun LNG receiving terminal, ketika FSRU rusak tidak akan lagi menimbulkan kepanikan. Selain itu, LNG receiving terminal bisa mengoptimalkan potensi gas yang dimiliki Indonesia secara maksimal.

"Kalau misalnya dibangun LNG receiving terminal tidak akan panik lagi kalau FSRU rusak. Saya kira semua dari Sabang sampai Merauke ingin maju daerahnya," tukas Natsir.

Seperti diketahui, FSRU Lampung tidak sanggup menyerap LNG sesuai pesanan dari Kilang LNG Tangguh Papua.

FSRU Lampung berkapasitas tangki LNG 170.000 meter kubik dengan kemampuan memasok gas bumi 1,5 juta ton per tahun atau 240 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Diduga FSRU mengalami kerusakan sehingga tidak bisa bekerja optimal.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gandeng Badak LNG, PGN...
Gandeng Badak LNG, PGN Kerja Sama Kembangkan Bisnis LNG
Teken PJB, Kayan LNG...
Teken PJB, Kayan LNG Bakal Pasok LNG untuk PGN
Amankan Pasokan LNG,...
Amankan Pasokan LNG, PGN Sepakati Kontrak dengan Donggi-Senoro LNG
Dukung Transisi Energi,...
Dukung Transisi Energi, Pertagas Niaga dan Reethau Kerjasama Regasifikasi LNG di Kaltim
Sidang Fakta Perkara...
Sidang Fakta Perkara Impor LNG Tegaskan Hari Karyuliarto Tidak Terlibat Keputusan yang Dipersoalkan
Respons Diskusi KPK,...
Respons Diskusi KPK, Kuasa Hukum Hari Karyuliarto Tolak Narasi Kasus LNG.
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved