Jokowi Harus Benahi Sektor yang Tumpang Tindih

Rabu, 15 Oktober 2014 - 06:01 WIB
Jokowi Harus Benahi...
Jokowi Harus Benahi Sektor yang Tumpang Tindih
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Maritime Institute (IMI) Y Paonganan mengemukakan, jauh sebelum menerapkan konsep pembangunan Poros Maritim, Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) harus membenahi dulu sektor-sektor yang tumpang tindih.

"Jika memang serius ingin menjadikan Indonesia menjadi negara maritim yang besar, benahi dulu hal-hal mendasar sektor maritim," ujarnya, dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Selasa (14/10/2014).

Paonganan menilai, saat ini pemerintahan baru belum memiliki pondasi kuat untuk membangun kembali kejayaan Indonesia sebagai bangsa maritim yang besar. (Baca: Konsep Poros Maritim Jokowi Dinilai Kabur)

"Saya istilahkan benahi dan bangun pondasi yang kokoh dulu. Sinkronkan regulasi yang tumpang tindih. Benahi sistem pelayaran agar keanggotann RI di IMO (International Maritime Organization) bisa naik grade," terangnya.

Pria yang akrab disapa Ongen ini mengingatkan, pengakuan posisi Indonesia di mata dunia sangat penting untuk mendapatkan kepercayaan internasional, khususnya di bidang maritim.

"Saai ini, kita masih kategori C, kategori terendah. Syarat keanggotaan IMO itu adalah hasil kesepakatan negara-negara anggota IMO. Jadi, bukan karena ada diskriminasi. Tapi, memang harus diakui bahwa kondisi maritim kita saat ini masih amburadul," tandasnya.

(Baca: Indonesia Belum Mampu Memanfaatkan Kekayaan Laut)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hari Laut Sedunia, Luhut:...
Hari Laut Sedunia, Luhut: Laut Memilih Kita untuk Menjadi Sahabat
Gelombang Perubahan:...
Gelombang Perubahan: Bangun Lautmu, Jayakan Bangsamu
Refleksi Akhir 2024...
Refleksi Akhir 2024 Maritim Indonesia: Tantangan dan Peluang di Laut Natuna Utara
Kebangkitan Maritim...
Kebangkitan Maritim Indonesia, Pengamat: Laut Kini Jadi Poros Peradaban
Pengembangan Kapal Induk...
Pengembangan Kapal Induk Otonom: Langkah Strategis Indonesia Jaga Kedaulatan Laut
Integrasi Tol Laut,...
Integrasi Tol Laut, Pemerintah Bangun Depo di Sejumlah Daerah
Berita Terkini
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
1 menit yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
3 menit yang lalu
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
13 menit yang lalu
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
14 menit yang lalu
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
28 menit yang lalu
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
45 menit yang lalu
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved