Askrindo-PNM Kerja Sama Pertanggungan Pembiayaan ULaMM

Jum'at, 17 Oktober 2014 - 11:53 WIB
Askrindo-PNM Kerja Sama...
Askrindo-PNM Kerja Sama Pertanggungan Pembiayaan ULaMM
A A A
JAKARTA - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melakukan penandatangan nota kesepahaman kerja sama pertanggungan pembiayaan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) harian.

Askrindo merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam asuransi/penjaminan, tidak dapat dipisahkan dari pembangunan ekonomi Indonesia.

Salah satu sasaran pokok dalam rencana kerja Askrindo adalah pemerataan hasil-hasil pembangunan dalam bidang kesempatan berusaha, pendapatan masyarakat dan sekaligus merangsang pertumbuhan lapangan kerja.

Dalam rangka mencapai sasaran ini, pemerintah mengambil langkah konkret, antara lain dengan mengembangkan usaha kecil dan menengah dengan cara mengatasi salah satu aspek usaha yang penting, yaitu aspek pembiayaan.

Hal ini juga selaras dengan pendirian PNM sebagai rencana strategis pemerintah dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi (UMKMK) dalam hal pembiayaan modal usaha serta pelatihan berkesinambungan melalui program pengembangan kapasitas usaha.

Direktur Utama Askrindo Antonius Chandra S.N, mengatakan, penyaluran dana melalui sinergi dengan PNM kali ini diharapkan menjadi program pembinaan serta pendampingan secara terpadu, terarah dan berkelanjutan kepada kelompok binaan PNM yang sudah terbentuk melalui sistem klasterisasi usaha.

"Kami sangat bangga dan merasa bertanggung jawab bisa berperan sesuai kapasitas bisnis Askrindo dalam pengembangan industri UMKM di Indonesia dengan menggandeng PNM," ujarnya dalam rilisnya, Jumat (17/10/2014).

PNM selaku capacity builder atau program manager yang ditunjuk oleh Askrindo menyambut antusias atas pelaksanaan program kemitraan yang diselenggarakan oleh Askrindo tersebut karena sesuai dengan visi dan misi dari PNM dalam memberdayakan dan mengembangkan UMKM yang telah diamanahkan oleh pemerintah.

Kesempatan pelaku usaha UMKM untuk mengembangkan usahanya dan memberikan pengaruh positif bagi ekonomi akan semakin besar.

Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja mengatakan, dalam era globalisasi yang berdampak semakin marak dan ketatnya persaingan bisnis, PNM menyadari perlunya membangun sinergi atau kemitraani bisnis dengan sesama BUMN yang saling menguntungkan, termasuk untuk mengembangkan dan memberdayakan UMKM yang berdaya saing dan siap menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

"PNM berkomitmen penuh dalam menjalankan program kemitraan yang dimandatkan dari Askrindo dan kami bukan hanya melaksanakan program pelatihan saja, namun juga melakukan monitoring serta evaluasi bagi nasabah binaan tersebut. Itulah yang menjadikan PNM unik dan berbeda dengan lembaga pembiayaan lainnya yang sudah ada," ungkapnya.

Sinergi bisnis PNM dan Askrindo ini diharapkan bisa menciptakan peningkatan portofolio dan pangsa pasar kedua perusahaan pelat merah ini maupun bisa membantu loyalitas nasabah kepada masing-masing perusahaan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nasabah Mekaar Dapat...
Nasabah Mekaar Dapat Penjaminan dari Askrindo Syariah, Total Sudah Rp22,5 Triliun
Kuartal I/2021, Penyaluran...
Kuartal I/2021, Penyaluran Kredit PNM Capai Rp11,7 Triliun
Setengah Abad Askrindo,...
Setengah Abad Askrindo, Hadir Semakin Nyata Bagi Negeri
Hingga Kuartal III/2020,...
Hingga Kuartal III/2020, PNM Salurkan Rp15,3 Triliun
Penjaminan KUR Askrindo...
Penjaminan KUR Askrindo hingga Februari Tembus Rp20 Triliun
Dua Anak Usaha BRI Bersinergi...
Dua Anak Usaha BRI Bersinergi Lindungi Para Ibu Pencari Rezeki
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
41 menit yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
1 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
2 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
3 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
3 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
5 jam yang lalu
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved