PII Bantu Pemerintah Realisasikan Proyek Infrastruktur

Senin, 20 Oktober 2014 - 17:12 WIB
PII Bantu Pemerintah...
PII Bantu Pemerintah Realisasikan Proyek Infrastruktur
A A A
MAKASSAR - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) (PII) membantu pemerintah untuk merealisasikan proyek infrastruktur di sejumlah provinsi di Indonesia.

Direktur Utama PII Synthia Roesli menjelaskan, Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) sebagai sebuah terobosan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur daerah. Keterlibatan swasta dalam skema KPS menjadi jalan keluar di tengah keterbatasan pendanaan. Dengan terlibatnya investor, maka penjaminan terhadap risiko politik menjadi faktor penting suksesnya proyek infrastruktur.

“keberadaan PII ini sebenarnya akan sangat membantu pemerintah baik pusat maupun daerah untuk dapat merealisasikan pembangunan proyek infrastrukturnya di tengah minimnya anggaran yang dimiliki,” katanya kepada wartawan usai diskusi antara Kementerian Keuangan RI bersama PII dengan perwakilan Pemda di KTI, di Hotel Santika, Makassar, Senin (20/10/2014).

Lebih lanjut dia dijelaskan, PII terbentuk sejak 2009, tapi efektif beraktivitas mulai 2011. PII ini sebenarnya dibentuk oleh pemerintah. Hingga kini, PII baru melakukan penjaminan proyek infrastruktur berupa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Jawa Tengah senilai Rp40 triliun.

Menurut Synthia, saat ini pihaknya sedang merintis penjaminan untuk pembangunan PLTU di Sumatera Selatan dengan nilai hampir Rp40 triliun. Selain itu ada pula beberapa proyek air bersih di beberapa daerah dengan nilai hampir Rp1 triliun.

Minimnya perhatian pemerintah khususnya Pemda dalam memanfaatkan keberadaan PII sebagai institusi yang melakukan penjaminan terhadap proyek-proyek infrastruktur dengan menggandeng investor dari luar.

Atas dasar itulah pihaknya berhartap, melalui diskusi bersama Kementerian Keuangan dengan para perwakilan Pemda di KTI, tentunya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya para kepala daerah untuk mendorong laju pembangunan infrastruktur di daerahnya masing-masing. Dimana saat ini, PII melakukan penjaminan untuk proyek transportasi darat, laut, dan udara, energi, air, dan persampahan.

Di tempat yang sama, Kepala Pusat Pengelolaan Risiko Fiskal Kementerian Keuangan RI Freddy R Saragih mengakui kalau pemerintah dalam melakukan pembangunan berbagai proyek infrastruktur di tanah air selama lima tahun ke depan membutuhkan anggaran sebesar Rp6.000 triliun. Sedangkan kemampuan pemerintah untuk menalangi melalui penganggaran di APBN hanya sebesar 20%.

Sehingga jika tidak ada dukungan dari pihak swasta terutama PII dalam mencarikan investor dan melakukan penjaminan, tentu pembangunan infrastruktur untuk kepentingan masyarakat Indonesia secara luas akan terhambat.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garuda Indonesia Butuh...
Garuda Indonesia Butuh Endorse Erick Thohir agar Dapat Penjaminan PT PII
Jamkrindo Hadirkan Semangat...
Jamkrindo Hadirkan Semangat Kebangsaan di Geopark Ciletuh
PT Jamkrindo Syariah...
PT Jamkrindo Syariah Lakukan Penjaminan Pembiayaan Program PEN
Cuma UMKM yang Penuhi...
Cuma UMKM yang Penuhi Kriteria Bisa Dapat Penjaminan Kredit
UMKM Raih Sokongan Penjaminan...
UMKM Raih Sokongan Penjaminan Kredit Rp340 Triliun
Di Tengah Pandemi, PT...
Di Tengah Pandemi, PT PII Tetap Fokus Jangkau Masyarakat
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
8 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
11 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved