Baru Enam Hotel di Jateng Bersertifikasi Usaha Pariwisata

Selasa, 21 Oktober 2014 - 05:44 WIB
Baru Enam Hotel di Jateng...
Baru Enam Hotel di Jateng Bersertifikasi Usaha Pariwisata
A A A
SEMARANG - Sejauh ini belum banyak usaha pariwisata di Jawa Tengah khususnya perhotelan yang sudah mengantongi sertifikasi usaha pariwisata. Dari sekitar 1.000 hotel yang ada baru ada enam hotel yang mengantongi sertifikasi usaha.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah no.52 tahun 2012 tentang sertifikasi kompetensi dan sertifikasi usaha, tercantum kewajiban setiap Usaha Pariwisata melakukan Sertifikasi Usaha yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata.

Direktur umum Lembaga Sertifkasi Usaha (LSU) Sertifindo Wisata Utama, Yanti Yulianti mengaku, enam hotel yang sudah mengantongi sertifikasi adalah Hotel Muria, Santika Premier, Grasia, Lord In Solo, dan hotel Syariah Solo.

“Sertifikasi adalah upaya untuk meningkatkan kualitas daya saing industri pariwisata menghadapi persaingan ke depan, terutama menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015,” katanya, Senin (20/10/2014).

Dijelaskannya, berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 1 Tahun 2014 dan Nomor 7 Tahun 2014 mengenai penyelengaraan sertifikasi usaha pariwisata yang mengatur pendirian LSU, pelaksanaan sertifikasi dan pengawasan.

Permen tersebut mewajibkan pelaku industri untuk melakukan sertifikasi usaha pariwisata agar profesionalisme pengelolaannya bisa memenuhi standar usaha yang dikeluarkan oleh Pemerintah.

Pada saat ini sudah ada 24 standar usaha pariwisata (hotel, Jasa perjalanan, restoran, karaoke, taman rekreasi, wisata selam, informasi pariwisata, spa, konsultan pariwisata) dari 56 jenis standar usaha Pariwisata.

Dijelaskannya, masih sedikitnya usaha wisata khususnya hotel yang mengantongi sertifikasi karena memang, lembaga sertifikasi baru berjalan sejak Juli 2014. Pihaknya terus mendorongan, pelaku usaha sertifikasi untuk segera melakukan sertifikasi.

Dia berharap setiap bulan paling tidak ada 10 usaha pariwisata yang melakukan sertifikasi usahanya. ”Kami terus melakukan sosialisasi di beberapa daerah, supaya semakin banyak usaha pariwisata yang melakukan sertifikasi. Dan saat ini sudah ada beberapa yang sudah mulai mendaftar,” ujarnya.

G. Sapto, Kepala Bidang Pembinaan Industri Pariwisata, Dinas kebudaytaan dan pariwisata Kota Semarang menyatakan, pihaknya mendorong para pelaku usaha wisata untuk segera melakukan sertifikasi.

“Karena kalau mereka tidak melakukan sertifikasi maka akan ada sanksiny. Sanksi pertama peringatan, kalau sampai tiga kali tidak dihiraukan maka bisa dicabut tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) dan tentunya ijin usahanya,” ucapnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PHI Group dengan Perhutani...
PHI Group dengan Perhutani Alam Wisata Teken Kerjasama Pengembangan Wisata
Nemuru Hotel Ciputat,...
Nemuru Hotel Ciputat, Destinasi Penginapan Baru di Selatan Jakarta dengan Nuansa Jepang yang Kental
New Years Eve, Aerotel...
New Years Eve, Aerotel Smile Hotel Usung Street Food Festival
Injak Usia ke-7, Alma...
Injak Usia ke-7, Alma Corp dan The Silk Dago Bandung Jalin Kerja Sama
Artotel Group dan Winner...
Artotel Group dan Winner Group Kerja Sama Garap Tiga Proyek Hotel Baru di Batam
Bisnis Perhotelan dan...
Bisnis Perhotelan dan Restoran Berisiko Tingkatkan Kredit Macet
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
5 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
6 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
6 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
6 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
7 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
7 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved