Kadin Tagih Janji Aher soal Pengembangan MICE

Jum'at, 24 Oktober 2014 - 06:14 WIB
Kadin Tagih Janji Aher...
Kadin Tagih Janji Aher soal Pengembangan MICE
A A A
BANDUNG - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menagih janji Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) untuk mengembangkan bisnis MICE (meeting, insentif convention, and exibhition) di wilayahnya.

Padahal, Jabar sudah dicanangkan untuk menjadi tujuan wisata MICE. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Industri Kreatif dan MICE Budiarto Linggowiyono mengatakan, pencanangan ini hanya sebatas rencana program.

Karena, Jabar belum memiliki gedung representatif yang memenuhi standar MICE internasional.

"Pada pameran produk kreasi Jabar beberapa tahun silam Pak Gubernur Ahmad Heryawan berjanji akan membangun gedung representatif untuk mengembangkan bisnis MICE," ujarnya di Graha Manggala Siliwangi, Bandung, Kamis (23/10/2014).

Dia mengatakan, pada 2015 merupakan momen tepat untuk merealisasikan hal tersebut. Sebab, pada tahun tersebut merupakan hajatan besar Bandung, umumnya Jabar.

"Jika melihat sejarah MICE, Bandung merupakan kota pertama di Indonesaia yang bisa menyelenggarakan event berskala internasional. Yaitu konferensi Asia Afrika 1955. Tahun depan merupakan 60 tahun penyelenggaraan even bersejarah tersebut," tuturnya.

Jabar harus melihat perbandingannya dengan daerah lain seperti Yogyakarta, Jakarta, Surabaya, dan Malang yang sudah memiliki venue representatif untuk mengembangkan bisnis MICE.

"Jabar harus membuat terobosan agar menarik minat pengusaha untuk masuk dalam bisnis ini. Karena sektor ini merupakan bisnis idealis. Pemerintah harus memberikan kemudahan izin. Dan pengembangnya patut diberi penghargaan," katanya.

Adanya gedung representatif MICE berskala internasional, sektor lainnya akan terbantu tumbuh. Terutama sektor penerbangan, hotel/penginapan, dan kuliner.

Dahulu ada pameran Bandung Tekstil yang menarik devisa cukup besar. Tapi kini tidak ada lagi karena belum ada gedung representatif untuk promote.

"Padahal tidak harus luas, cukup 10.000 m2 namun memenuhi kaidah internasional seperti ada tempat keluar masuk barang representatif, kenyamanan pameran berlangsung, dan fasilitas berstandar internasional," papar Budiarto.

Ketua Asosiasi Kongres dan Konvesi Indonesia (Akkindo/INCCA) Jabar Deni Drimawan mengatakan, dari berbagai persyaratan yang ada untuk melakukan MICE internasional, Jabar relatif sudah memilikinya.

"Bandung sudah punya infrastruktur relatif lengkap seperti jumlah kamar hotel, jumlah PEO (profesional event organizer), PCO (proffesional convention organizer), sampai akses pelabuhan udara," terangnya.

Meskipun ada rencana pembangunan gedung konvensi internasional Jabar di kawasan depan Gedung Sate Bandung, dia meragukan bisa digunakan untuk acara kegiatan MICE berskala internasional.

"Tempatnya akan sulit diakses oleh kendaraan seukuran truk trailer untuk pengangkutan barang. Misalkan jika akan mengadakan pameran automotif atau mesin tekstil berskala internasioanal. Saya sangsi truk trailer bisa bolak balik ke kawasan itu," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Gelaran Munas...
Sambut Gelaran Munas Kadin, Kendari Siap Perketat Prokes
Bandel Munas Kadin Tetap...
Bandel Munas Kadin Tetap Digelar, Awas Kena Covid!
Akomodir Kepentingan...
Akomodir Kepentingan Daerah, Kadin Jabar Dukung Arsjad Rasjid
Arsyad Rasyid: UMKM...
Arsyad Rasyid: UMKM Lokal Kunci Pembangunan Ekonomi Daerah
Konvensi ALB KADIN Digelar...
Konvensi ALB KADIN Digelar Besok secara Daring
Rosan, Arsjad dan Anin...
Rosan, Arsjad dan Anin Puas dengan Hasil Munas KADIN
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved