Transportasi Laut Baiknya Dipasang Sensor Keamanan

Jum'at, 24 Oktober 2014 - 00:01 WIB
Transportasi Laut Baiknya...
Transportasi Laut Baiknya Dipasang Sensor Keamanan
A A A
JAKARTA - General Manager PT NTT Data Indonesia Taufik Hidayat mengatakan, perlu adanya pemasangan alat sensor keamanan di setiap alat transportasi laut saat ini. Hal ini bertujuan untuk menunjang transportasi kelautan seiring dengan program kerja presiden Joko Widodo yang ingin mengembangkan wilayah maritim.

"Laut itu, harus ada sistem sensor yang dipasang di tiap-tiap kapalnya. Kenapa? Karena saya katakan di sini, ini demi keamanan di sistem transportasi laut. Setiap tahun itu, negara merugi sekitar Rp 25 triliun karena lautnya," ujar Taufik saat ditemui di Jakarta, Kamis (23/10/2014).

Taufik melanjutkan, kerugian-kerugian tersebut disebabkan karena beberapa hal. Yakni karena tabrakan kapal-kapal besar di tengah laut, pencurian hasil laut besar-besaran yang negara tidak tahu dan ketidakmampuan Indonesia untuk membangun kelengkapan sektor kelautan menjadi lebih baik.

"Kalau Pak Jokowi bisa membuat konsep tol laut, itu bagus. Kan mayoritas teritorinya Indonesia itu air. Itu akan jadi transportasi yang bagus. Cepat, murah dan enggak lama," ungkap dia.

Namun, Taufik menambahkan, ini semua harus didukung oleh teknologi yang memadai seperti sensor keamanan. Dan beberapa infrastruktur kelautan juga mesti diperbaiki.

"Jalurnya mesti bagus. Kayak yang kita lihat sekarang, pelabuhan-pelabuhan di Indonesia itu kan belum begitu canggih seperti di luar negeri. Kendalanya kan itu, ketika kita mendarat di pelabuhan Tanjung Priuk itu kan lama prosesnya. Nah kalau itu dibenahi dari segi kapal, pelabuhan dan birokrasinya, pasti akan bagus. Kan enak kalau begitu," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Efisiensi Logistik,...
Efisiensi Logistik, Pelaku Bisnis Multimoda Harus Berkolaborasi
Mahasiswa Kalmas Minta...
Mahasiswa Kalmas Minta Pemerintah Tambah Armada Kapal Perintis
Seaplane: Solusi Mengatasi...
Seaplane: Solusi Mengatasi Keterbatasan Transportasi Darat dan Laut di Indonesia
Indonesia Negara Maritim,...
Indonesia Negara Maritim, Tapi Kontribusi Transportasi Laut Hanya 6%
Aktivitas Logistik Harus...
Aktivitas Logistik Harus Kembali Normal Saat Adaptasi Kebiasaan Baru
Ini Syarat dari Kemenhub...
Ini Syarat dari Kemenhub bagi Calon Penumpang Transportasi Laut
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
12 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
3 Kapal Perusak Tipe...
3 Kapal Perusak Tipe 055 China Berlatih di Berbagai Wilayah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved