Adaro Percepat Pelunasan Obligasi USD800 Juta

Jum'at, 24 Oktober 2014 - 14:35 WIB
Adaro Percepat Pelunasan...
Adaro Percepat Pelunasan Obligasi USD800 Juta
A A A
JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melalui anak perusahaannya, PT Adaro Indonesia mempercepat pembayaran surat utang (obligasi) senilai USD800 juta.

Sumber pembayaran utang tersebut berasal dari sebagian pinjaman yang diperoleh sebesar USD1 miliar setara Rp12 triliun (kurs Rp12.000) dan kas internal perusahaan. Adapun fasilitas pinjaman amortizing memiliki biaya rendah dibanding obligasi.

Percepatan peluanasan obligasi ini akan memperpanjang tanggal jatuh tempo utang, menurunkan biaya pendanaan, dan mempertahankan struktur permodalan yang kuat. Pelunasan obligasi ini akan menghemat beban bunga hingga USD40 juta atau setara Rp480 miliar per tahun.

Direktur dan Chief Financial Officer Adaro David Tendian mengatakan, aktivitas refinancing dilakukan untuk mempertahankan neraca yang kuat dan likuiditas yang fleksibel.

"Di tengah kondisi batu bara yang sulit, kami akan fokus menjaga tingkat permodalan, efisiensi biaya, dan pengurangan jumlah utang," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/10/2014).

Dia menambahkan, perseroan tetap berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target tahun ini sekaligus menjalan strategi jangka panjang perusahaan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boy Thohir Menjaga Performa...
Boy Thohir Menjaga Performa Bisnis Adaro di Tengah Pandemi
6 Jurusan Kuliah yang...
6 Jurusan Kuliah yang Dibutuhkan PT Adaro Minerals, Perusahaan dengan Saham Tercuan 2022
Adaro Optimistis Permintaan...
Adaro Optimistis Permintaan Batu Bara Meningkat hingga Akhir Tahun
1.000 Konsentrator Oksigen,...
1.000 Konsentrator Oksigen, Dukungan Adaro untuk Penanganan Covid-19
Boy Thohir dan Keluarganya...
Boy Thohir dan Keluarganya Borong 7,3 Juta Lembar Saham AADI
Waduh, Usai RUPST Akun...
Waduh, Usai RUPST Akun Instagram Adaro Energy Lenyap! Nyaris Seminggu Tak Bisa Diakses
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
4 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
15 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
39 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
49 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved