Jonan Minta Waktu Dua Minggu Pelajari Tol Laut

Selasa, 28 Oktober 2014 - 19:59 WIB
Jonan Minta Waktu Dua...
Jonan Minta Waktu Dua Minggu Pelajari Tol Laut
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, hingga saat ini dia belum bisa menjelaskan rencana kerja lembaga yang dipimpinnya, termasuk terkait tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jonan mengaku, perlu waktu untuk mempelajari permasalahan transportasi Indonesia. "Beri saya waktu satu atau dua minggu untuk mempelajari semua masalah termasuk tol laut. Termasuk kemungkinan membangun pelabuhan short sea shipping. Saya kan masih harus pelajari wilayah mana saja yang butuh fasilitas itu," ujarnya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/10/2014).

Jonan juga mengatakan, masalah utama transportasi laut saat ini terletak pada perizinan yang berbelit-belit. Baik untuk usaha jasa maupun investasi. Kendala itu harus jadi prioritas untuk membangun konektivitas dalam negeri.

"Masalah utama yang harus segera dibenahi yaitu perizinan dan birokrasi. Karena saat ini orang susah jalankan bisnis transportasi apalagi investasi pelabuhan. Kalau tidak ada perubahan, efisiensi logistik kita tidak akan terjamin," tuturnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenhub Mati-matian...
Kemenhub Mati-matian Menghidupkan Program Tol Laut
Program Tol Laut Masih...
Program Tol Laut Masih Jadi Andalan Distribusi Logistik
Keberlanjutan Program...
Keberlanjutan Program Tol Laut di Pemerintahan Prabowo - Gibran
Intip Kontribusi Program...
Intip Kontribusi Program Tol Laut Usai Berjalan Selama 7 Tahun
6 Tahun Berjalan, Luhut...
6 Tahun Berjalan, Luhut Sebut Kekurangan dari Program Tol Laut
Program Tol Laut, Pemerintah...
Program Tol Laut, Pemerintah Diminta Pertegas Fungsi Dinas Perdagangan Daerah
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved