Ini Rencana Susi Kalahkan Ekspor Ikan Thailand dan Malaysia
Rabu, 29 Oktober 2014 - 13:57 WIB
Ini Rencana Susi Kalahkan Ekspor Ikan Thailand dan Malaysia
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memiliki ambisi untuk tingkatkan ekspor hasil laut dan ikan Indonesia. Susi menargetkan akan mengalahkan ekspor ikan Thailand dan Malaysia.
Menurut Susi, data ekspor ikan Indonesia saat ini masih kalah dibandingkan Malaysia dan Thailand. Padahal kedua negara tersebut mempunyai laut yang kecil dibandingkan Indonesia.
Susi memiliki beberapa cara agar hasil laut Indonesia bisa maksimal untuk dimanfaatkan oleh negara. Salah satunya adalah dengan memetakan hasil laut per wilayah. Susi akan menganalisa dan merekam potensi yang ada di setiap pulau Indonesia.
"Kita bakal lihat program apa yang cocok dan menganalisa bagaimana mendapatkan hasil maksimum dari potensi yang ada. Kita mengawali dari kantor KKP, buat sistem yang bagus, satu acuan kinerja para pegawai KKP nanti," ucap Susi di Kantornya, Jakarta, Rabu (29/10/2014).
Jika semua telah dipetakan dan dikonsep, selanjutnya Susi akan memasukkan konsep bisnis dalam bidang tersebut. Dengan konsep bisnis, nelayan melalui hasil laut bisa menghitung untung dan ruginya usaha.
"Saya tinggal menambah saja to be more bussiness minded. Memberikan edukasi pada nelayan ini," ujar dia.
Untuk itu, Susi akan memanggil seluruh kepala dinas KKP di daerah. Susi ingin mendengarkan keluhan dan peluang yang ada di setiap daerah. Bahkan kepala dinas ini akan diajak berkantor bersama selama seminggu dalam sebulan.
"Kita akan panggil kepala dinas di daerah. Setidaknya seminggu dalam sebulan. Kita panggil kepala daerah apa persoalan dan potensi. Saya tidak mungkin lebih tahu potensi Jambi daripada pejabat Jambi sendiri. Saya senang mendapat masukan. Kira-kira seperti itu," tutupnya.
(Baca: Lulusan SMP, Susi Minder Bicara dengan Pejabat Eselon)
Menurut Susi, data ekspor ikan Indonesia saat ini masih kalah dibandingkan Malaysia dan Thailand. Padahal kedua negara tersebut mempunyai laut yang kecil dibandingkan Indonesia.
Susi memiliki beberapa cara agar hasil laut Indonesia bisa maksimal untuk dimanfaatkan oleh negara. Salah satunya adalah dengan memetakan hasil laut per wilayah. Susi akan menganalisa dan merekam potensi yang ada di setiap pulau Indonesia.
"Kita bakal lihat program apa yang cocok dan menganalisa bagaimana mendapatkan hasil maksimum dari potensi yang ada. Kita mengawali dari kantor KKP, buat sistem yang bagus, satu acuan kinerja para pegawai KKP nanti," ucap Susi di Kantornya, Jakarta, Rabu (29/10/2014).
Jika semua telah dipetakan dan dikonsep, selanjutnya Susi akan memasukkan konsep bisnis dalam bidang tersebut. Dengan konsep bisnis, nelayan melalui hasil laut bisa menghitung untung dan ruginya usaha.
"Saya tinggal menambah saja to be more bussiness minded. Memberikan edukasi pada nelayan ini," ujar dia.
Untuk itu, Susi akan memanggil seluruh kepala dinas KKP di daerah. Susi ingin mendengarkan keluhan dan peluang yang ada di setiap daerah. Bahkan kepala dinas ini akan diajak berkantor bersama selama seminggu dalam sebulan.
"Kita akan panggil kepala dinas di daerah. Setidaknya seminggu dalam sebulan. Kita panggil kepala daerah apa persoalan dan potensi. Saya tidak mungkin lebih tahu potensi Jambi daripada pejabat Jambi sendiri. Saya senang mendapat masukan. Kira-kira seperti itu," tutupnya.
(Baca: Lulusan SMP, Susi Minder Bicara dengan Pejabat Eselon)
(gpr)
Lihat Juga :