Genjot Dana Murah, BTN Luncurkan Tabungan Qurban

Rabu, 29 Oktober 2014 - 16:06 WIB
Genjot Dana Murah, BTN...
Genjot Dana Murah, BTN Luncurkan Tabungan Qurban
A A A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) meluncurkan Tabungan BTN Qurban iB untuk menggenjot dana murah perseroan. Tabungan khusus masyarakat yang ingin berkurban tersebut diyakini akan direspon positif umat Islam.

"Strategi penghimpunan dana murah saat ini sedang disasar oleh Bank BTN. Melalui produk tabungan berbasis syariah, Bank BTN berharap dapat mengelola dana murah dari masyarakat. Kami akan terus berupaya untuk menggali sumber dana murah untuk mendukung bisnis perseroan," ujar Direktur Utama Bank BTN Maryono dalam peluncuran Tabungan BTN Qurban iB di Jakarta, Rabu (29/10/2014).

Dia menjelaskan, saat ini Bank BTN aktif mengenalkan produk dan jasa layanan perbankan yang dimiliki Bank BTN kepada masyarakat. Ini diperlukan dalam melakukan reposisi korporasi. Tujuannya agar masyarakat luas tahu bahwa Bank BTN juga mempunyai produk layanan perbankan yang beragam dan didukung teknologi modern. Kebutuhan transaksi perbankan apa saja bisa diberikan oleh Bank BTN.

"Termasuk pada hari ini kami kenalkan kepada masyarakat Tabungan BTN Qurban iB yang diperuntukkan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang mempunyai rencana untuk berkurban," tegas Maryono.

Dalam peluncuran produk Tabungan BTN Qurban iB ini Bank BTN menggandeng Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Azhar. Kerja sama dengan YPI Al Azhar secara umum menyangkut Penyediaan Fasilitas Pelayanan Jasa Perbankan Berdasarkan Prinsip Syariah.

Menurut Maryono, kerja sama secara khusus dilakukan dalam rangka memberikan kemudahan kepada Nasabah Tabungan BTN Qurban iB dalam melaksanakan ibadah Qurbannya. Dengan adanya kerja sama ini seluruh nasabah Tabungan BTN Qurban iB dapat melakukan pembelian dan penyaluran hewan qurban melalui Al Azhar Peduli Ummat sebagai unit usaha dari YPI Al Azhar.

Untuk menjadi nasabah Tabungan BTN Qurban iB cukup melakukan setoran awal sebesar Rp150.000 dengan setoran selanjutnya minimal Rp100.000 dengan auto debet atau Rp50.000 melalui non auto debet serta saldo mengendap Rp50.000.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan Bank BTN kuartal III/2014, tercatat kinerja Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN dari sisi aset tumbuh 18,87% dari posisi tahun 2013 menjadi sebesar Rp10,530 triliun.

Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 18,80% menjadi Rp7,906 triliun. Sementara pembiayaan mencapai Rp9,137 triliun atau tumbuh 22,75% dibanding posisi yang sama tahun 2013.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Potret Kinerja Bank...
Potret Kinerja Bank BTN di Kuartal III/2020 Saat Pandemi
Berita Terkini
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
41 menit yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
1 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
1 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
2 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
2 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
4 jam yang lalu
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved