Menkeu Kisahkan Sejarah ORI

Kamis, 30 Oktober 2014 - 10:38 WIB
Menkeu Kisahkan Sejarah...
Menkeu Kisahkan Sejarah ORI
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro sempat mengisahkan mengenai sejarah Oeang Republik Indonesia (ORI) dalam pidatonya saat upacara memperingati Hari Oeang ke-68 di lapangan Gedug Tua, Kemenkeu.

"Menengok ke catatan sejarah bangsa Indonesia, sebuah peristiwa penting terjadi pada 30 Oktober 1946. Hari itu Pemerintah Indonesia mengedarkan ORI untuk pertama kalinya, serta menyatakan bahwa uang Jepang, uang NICA dan unang Javasche Bank sudah tidak berlaku lagi," ujarnya di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, setelah diedarkannya ORI di Indonesia, masyarakat menerimanya dengan penuh rasa bangga.

Mata uang ini menjadi lambang kedaulatan bangsa Indonesia, wujud rasa percaya diri akan keberadaan sebuah negara yang baru berdiri.

"Kelahiran ORI menginspirasi kita untuk meneladani tindakan kepahlawanan di masa lalu. Semangat dan perjuangan untuk menjaga serta mempertahankan kedaulatan bangsa itu nyata adanya," jelas Bambang.

Menurutnya, peristiwa besar tersebut turut mengilhami kita untuk menciptakan peristiwa gemilang di masa kini, dalam bentuk perjuangan yang berbeda.

"Untuk itu, melalui peringatan Hari Oeang, saya mengajak seluruh keluarga besar Kemenkeu, mari kita gelorakan semangat di dada masing-masing dalam perjuangan mengawal keuangan negara menuju Indonesia jaya," pungkasnya.

Seperti diketahui, Oeang Republik Indonesia atau ORI ini adalah mata uang pertama yang dimiliki Republik Indonesia setelah merdeka.

(Baca: Peringati Hari Oeang, Kemenkeu Gelar Upacara)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved