Sudirman Pastikan Jokowi Naikkan Harga BBM

Sabtu, 01 November 2014 - 13:24 WIB
Sudirman Pastikan Jokowi...
Sudirman Pastikan Jokowi Naikkan Harga BBM
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said memastikan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Sayangnya, dia tidak menyebutkan kapan harga BBM ini akan naik. Namun, dia beralasan bahwa diambilnya kebijakan tersebut untuk mengeluarkan masyarakat Indonesia dari jeratan zona nyaman.

"Perlu disadari oleh kita. Kita ini sering menghindari pekerjaan sulit tapi penting untuk rakyat. Nah, Pak Jokowi ini akan melakukan pekerjaan ini sulit, karena beliau yakin ini penting buat rakyat," ucapnya dalam diskusi di Pisa Cafe, Jakarta, Sabtu (1/10/2014).

Sudirman menyebutkan, selama ini masyarakat Indonesia terlalu lama terjebak dalam keadaan nyaman yang sebetulnya malah berbahaya bagi kelangsungan ekonomi Indonesia yang berdaulat dan ingin hidup mandiri.

"Hal ini yang terjadi selama ini, dan faktanya kita terjebak dalam kondisi nyaman dan hanya melakukan hal yang gampang," tuturnya.

Masyarakat saat ini seolah terbuai dengan harga BBM yang murah. Sehingga mereka berperilaku boros terhadap penggunaan BBM.

Konsumsi BBM semakin boros, sementara produksi nasional sangat rendah. Tidak mampu memenuhi kebutuhan konsumsi tersebut membuat impor energi menjadi hal yang sulit dihindarkan.

"Yang membuat Indonesia bergantung pada tenaga impor adalah sikap-sikap yang manja, tidak mau sulit, tidak mau repot. Nyaman saja dengan kondisi yang ada saat ini," ujar dia.

Infrastruktur dalam negeri saat ini tidak memadai, jadi mengakibatkan rendahnya produksi BBM nasional. Hal ini bisa terjadi lantaran tak ada pembangunan infrastruktur baru dalam jangka waktu yang sangat lama.

Kilang minyak yang dimiliki Indonesia paling baru buatan 1980, selebihnya buatan 1960 dan 1940. Sehingga, hanya bisa menghasilkan produk bernilai tambah rendah.

"Untuk kualitas tinggi itu harus impor sana sini. Tangki-tangki penyimpanan kita hanya mampu menyimpan cadangan 18 hari dan itupun turun terus. Kalau begitu, bagaimana caranya kita mau berdaulat dalam energi," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
2 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
2 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
2 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
2 jam yang lalu
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
2 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Pastikan Finis Runner-up
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved