OJK Terus Siapkan Akses Pembiayaan Mikro di Daerah

Minggu, 02 November 2014 - 20:16 WIB
OJK Terus Siapkan Akses...
OJK Terus Siapkan Akses Pembiayaan Mikro di Daerah
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menyiapkan akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang merupakan pondasi perekonomian nasional. Pihak otoritas menyiapkan industri keuangan yang mendukung perekonomian daerah.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK Firdaus Djaelani mengatakan, terdapat 50 juta UKM yang membutuhkan pendanaan. Untuk itu, pihaknya sudah siap mengaktifkan peran Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di kabupaten/kota pada tahun depan. LKM akan dibutuhkan dalam banyak peran strategis, seperti penyaluran bantuan desa dan jalur distribusi asuransi mikro.

"Bantuan untuk masyarakat lebih baik dalam bentuk pinjaman lunak untuk produktif. Skema ini lebih bagus daripada untuk sekedar konsumtif saja, asalkan tidak memberatkan," ujar Firdaus di Jakarta, akhir pekan ini.

Dia mengatakan, regulasi LKM sudah disiapkan, baik POJK ataupun Permenkeu, sehingga penyaluran dana di dearah berupa hibah ataupun dana bergulir akan disalurkan melalui LKM.

"Tidak ada lagi semacam PNPM Mandiri untuk salurkan bantuan desa. Kita juga akan buatkan lembaga penjamin simpanannya supaya masyarakat juga menabung, lalu baru boleh menarik pinjaman," ujarnya.

LKM disebutnya harus mempunyai keunikan dalam menarik dana masyarakat. Pasalnya, masyarakat selama ini hanya mengetahui BPR dan koperasi simpan pinjam.

Karena itu, kepercayaan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan tabungan dan mengambil kredit kecil-kecilan. Bahkan untuk syarat agunan pinjaman ke LKM akan dipermudah, sehingga tidak memberatkan.

"Dana masyarakat harus diputar di daerah tersebut, sehingga kelebihan likuditas hanya dalam bentuk deposito atau tabungan. Penyertaan juga boleh di daerah sana," imbuh dia.

Kendati demikian, dia menyadari diperlukan pendekatan ke daerah karena masih banyak yang menolak untuk mengubah diri. Bahkan ada Baitul Maal wa Tamlit (BMT) yang tidak mau berubah karena merasa kerepotan memenuhi syarat pengelolaan.

"Mereka ingin ada badan hukum sendiri. Masalahnya ada pemda yang tidak mau mengubah BMT di sana menjadi LKM. Kami terus lakukan pendekatan dengan Kemendagri dan Pemda," ujarnya.

Selain LKM, dia juga terus mendesak Kemendagri agar mendorong Pemda dan DPRD untuk mendukung terbentuknya perusahaan penjaminan kredit daerah (Jamkrida). Setidaknya empat pemerintah daerah tingkat provinsi mengajukan perizinan pembentukan Jamkrida.

Saat ini, baru terdapat 10 perusahaan Jamkrida, antara lain di Bali, Bangka Belitung, Palembang dan Banten yang baru mulai tahun ini.

"Daerah-daerah yang belum membentuk Jamkrida ini karena DPRD belum menurunkan peraturan daerahnya. Walaupun Gubernur di Jakarta dan Jawa Tengah sudah setuju, tapi terhambat di legislatif. Tahun depan, kami menargetkan ada 10 Jamkrida baru,” ujarnya.

Penjaminan kredit daerah akan mendorong roda perekonomian daerah lebih maju karena bank akan lebih terjamin dalam menyalurkan kredit kepada pelaku usahanya, mikro, kecil dan menengah (UMKM).
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
12 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
26 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved