Aktivitas Pabrik di China Melambat, WTI Terkoreksi

Senin, 03 November 2014 - 09:58 WIB
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Melambat, WTI Terkoreksi
A A A
SEOUL - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi setelah mengalami penurunan bulanan terbesar sejak Mei 2012 karena melambatnya aktivitas pabrik di China, yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia.

Dikutip dari Bloomberg, Senin (3/11/2014), kontrak berjangka (futures) sedikit berubah di New York setelah melemah 0,7% pada 31 Oktober.

Indeks manufaktur atau Purchasing Manager's Index China berada di 50,8 pada bulan Oktober, di bawah proyeksi analis yang disurvei Bloomberg sebesar 51,2 dan di bawah bulan September sebesar 51,1. Data manufaktur PMI dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics diumumkan hari ini.

Adapun harga WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Desember berada di USD80,47 per barel, turun 7 sen pada pukul 09.45 pagi waktu Seoul. Kontrak turun 58 sen pada 31 Oktober dan mengalami koreksi 12% pada bulan tersebut.

Semua volume kontrak berjangka yang diperdagangkan sekitar 12% di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah turun 18% sepanjang tahun ini.

Sementara minyak brent di ICE Futures Europe Exchange di London untuk pengiriman Desember naik 4 sen menjadi USD85,90 per barel dan menurun 9,3% sepanjang Oktober.

Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD5,45, turun dibanding akhir pekan lalu sebesar USD5,32.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
11 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved