Total Dana Kelolaan hingga Oktober Tembus Rp212 T
Selasa, 04 November 2014 - 14:42 WIB
Total Dana Kelolaan hingga Oktober Tembus Rp212 T
A
A
A
JAKARTA - Total dana kelolaan reksa dana hingga Oktober tahun ini menembus Rp212,27 triliun. Jumlah itu naik sekitar Rp6,34 triliun dibanding posisi akhir September sebesar Rp205,93 triliun.
Analis Riset PT Infovesta Utama Yosua Zisokhi mengatakan, Perkembangan dana kelolaan pada bulan Oktober didukung dengan kenaikan dari pasar obligasi, di mana Infovesta Government Bond Index naik 1,79% dan Infovesta Corporate Bond Index naik 0,42%.
"Selain itu, pertumbuhan dana kelolaan juga disokong oleh peningkatan jumlah unit penyertaan yang berarti cukup besar dana investor yang masuk ke industri reksa dana di bulan Oktober," kata dia kepada Sindonews, Selasa (4/11/2014)..
Dikutip dari situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terungkap bahwa naiknya dana kelolaan reksa dana hingga akhir Oktober 2014 didukung naiknya jumlah unit penyertaan. Pada bulan lalu, jumlah unit penyertaan reksa dana naik sekitar 3,22 miliar menjadi 133,7 miliar dibanding posisi bulan sebelumnya sebanyak 130,48 miliar.
Sementara dana kelolaan reksa dana hingga akhir bulan lalu, mayoritas masih dikontribusi dari reksa dana saham. Dana kelolaan reksa dana berbasis saham tercatat mencapai Rp90,6 triliun atau 42,64% dari total dana kelolaan reksa dana. Sedangkan, reksa dana terproteksi mengontribusi 19,38% atau senilai Rp41,19 triliun.
Posisi ketiga adalah reksa dana pendapatan tetap senilai Rp31,40 triliun atau sekitar 14,78%. Reksa dana campuran membukukan dana kelolaan sebesar Rp18,38 triliun atau 8,65% terhadap keseluruhan dana kelolaan. Reksa dana pasar uang mencatat dana kelolaan senilai Rp18,02 triliun atau 8,48% dan reksa dana indeks Rp525,33 miliar atau 0,25%.
Sementara reksa dana syariah berbasis campuran mencatat dana kelolaan sebesar Rp1,68 triliun atau 0,79%, reksa dana syariah berbasis terproteksi sebesar Rp1,12 atau 0,52%, reksa dana syariah berbasis saham Rp5,97 triliun atau 2,81%.
Sedangkan, reksa dana syariah berbasis indeks sebesar Rp145,94 miliar atau 0,07%, reksa dana syariah berbasis pendapatan tetap Rp415,11 miliar atau 0,20%, dan reksa dana syariah pasar uang sekitar 0,12% atau Rp252,45 miliar.
Sementara dana kelolaan ETF pendapatan tetap Rp1,81 triliun atau 0,85%, ETF Saham Rp386,52 miliar atau 0,18% dan ETF Indeks senilai Rp612,71 miliar atau 0,26% dari total dana kelolaan reksa dana.
Analis Riset PT Infovesta Utama Yosua Zisokhi mengatakan, Perkembangan dana kelolaan pada bulan Oktober didukung dengan kenaikan dari pasar obligasi, di mana Infovesta Government Bond Index naik 1,79% dan Infovesta Corporate Bond Index naik 0,42%.
"Selain itu, pertumbuhan dana kelolaan juga disokong oleh peningkatan jumlah unit penyertaan yang berarti cukup besar dana investor yang masuk ke industri reksa dana di bulan Oktober," kata dia kepada Sindonews, Selasa (4/11/2014)..
Dikutip dari situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terungkap bahwa naiknya dana kelolaan reksa dana hingga akhir Oktober 2014 didukung naiknya jumlah unit penyertaan. Pada bulan lalu, jumlah unit penyertaan reksa dana naik sekitar 3,22 miliar menjadi 133,7 miliar dibanding posisi bulan sebelumnya sebanyak 130,48 miliar.
Sementara dana kelolaan reksa dana hingga akhir bulan lalu, mayoritas masih dikontribusi dari reksa dana saham. Dana kelolaan reksa dana berbasis saham tercatat mencapai Rp90,6 triliun atau 42,64% dari total dana kelolaan reksa dana. Sedangkan, reksa dana terproteksi mengontribusi 19,38% atau senilai Rp41,19 triliun.
Posisi ketiga adalah reksa dana pendapatan tetap senilai Rp31,40 triliun atau sekitar 14,78%. Reksa dana campuran membukukan dana kelolaan sebesar Rp18,38 triliun atau 8,65% terhadap keseluruhan dana kelolaan. Reksa dana pasar uang mencatat dana kelolaan senilai Rp18,02 triliun atau 8,48% dan reksa dana indeks Rp525,33 miliar atau 0,25%.
Sementara reksa dana syariah berbasis campuran mencatat dana kelolaan sebesar Rp1,68 triliun atau 0,79%, reksa dana syariah berbasis terproteksi sebesar Rp1,12 atau 0,52%, reksa dana syariah berbasis saham Rp5,97 triliun atau 2,81%.
Sedangkan, reksa dana syariah berbasis indeks sebesar Rp145,94 miliar atau 0,07%, reksa dana syariah berbasis pendapatan tetap Rp415,11 miliar atau 0,20%, dan reksa dana syariah pasar uang sekitar 0,12% atau Rp252,45 miliar.
Sementara dana kelolaan ETF pendapatan tetap Rp1,81 triliun atau 0,85%, ETF Saham Rp386,52 miliar atau 0,18% dan ETF Indeks senilai Rp612,71 miliar atau 0,26% dari total dana kelolaan reksa dana.
(rna)
Lihat Juga :