Investor Inggris Tertarik Bisnis Penerbangan Indonesia

Selasa, 04 November 2014 - 16:25 WIB
Investor Inggris Tertarik...
Investor Inggris Tertarik Bisnis Penerbangan Indonesia
A A A
JAKARTA - Sekelompok pebisnis asal Inggris yang tergabung dalam Tim Investasi dan Perdagangan Kerajaan Inggris (The United Kingdom Trade and Investment) bidang aviasi dan bandar udara mengunjungi Citilink Indonesia di Jakarta.

Adapun tujuan dari kunjungan itu guna mengadakan dialog dan mengetahui lebih jauh perkembangan serta prospek industri penerbangan nasional.

Kelompok investor yang dipimpin oleh Stephen Myatt diterima Direktur Keuangan Citilink Albert Burhan dan langsung terlibat dalam pembicaraan hangat dan konstruktif antara kedua pihak, khususnya saat membahas persiapan menjelang ASEAN Open Sky 2015.

“Citilink menyambut baik kedatangan sekelompok pengusaha asal Inggris ini karena kita bisa sama-sama mengenali dan mencari peluang bisnis yang ada di Indonesia dan juga di Eropa. Inggris merupakan salah satu negara terdepan dalam bisnis dan penguasaan teknologi penerbangan sehingga Citilink merasa perlu juga untuk memiliki akses langsung ke industri mereka,” kata Albert, Selasa (4/11/2014).

Stephen Myatt mengatakan, tujuan dari misi mereka adalah untuk menjalin relasi bisnis dan melihat peluang serta memahami lebih jauh prospek bisnis penerbangan di Indonesia. Kunjungan kali ini dapat membantu menemukan bentuk kerja sama yang saling menguntungkan dan dalam jangka panjang.

“Misi dagang kami juga terkait dengan Forum Bisnis Aviasi Indonesia yang mendorong peningkatan kegiatan bisnis dan kerja sama antara kalangan pebisnis dan pemerintahan, sehingga para pemimpin industri penerbangan bisa memberikan solusi yang berkelanjutan, apalagi mengingat pertumbuhan yang pesat sekaligus mengantisipasi pelaksanaan ASEAN Open Sky,” kata Myatt.

Dia melanjutkan, ‎rombongan yang terdiri dari 14 pengusaha dan dua penasehat bisnis bidang penerbangan dan airport itu berada di Indonesia 3-7 November. Selain mengunjungi Citilink, rombongan juga mengujungi sejumlah komunitas bisnis lain dan kalangan pemerintah.

Jelang ASEAN Open Sky 2015, lalu lintas pergerakan penumpang tahunan Indonesia diperkirakan meningkat dari 105 juta penumpang pada 2010 menjadi 358 juta penumpang pada 2025, dengan catatan pertumbuhan ekonomi rata-rata 8,5% per tahun.

Kondisi tersebut menjadikan industri penerbangan dan airport di Indonesia akan mendapatkan tekanan yang luar biasa, sehingga perlu melakukan perluasan kapasitas dan fasilitas di kedua sektor tersebut.

Indonesia dengan jumlah penduduk yang mencapai 242 juta jiwa dan pertumbuhan rata-rata GDP 6,2% memperlihatkan pertumbuhan pasar penerbangan yang dramatis.

Pergerakan penumpang dan penerbangan internasional tumbuh 13%. Hal yang sama juga terjadi di penerbangan domestik, yang mencapai 16%, dan pergerakan penumpang domestik tumbuh 20% pada 2010/2011.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Tekad Pelaku Industri...
Tekad Pelaku Industri Penerbangan Non-Airline Pasca Asian Sky Forum 2024
Software Autocad Hadirkan...
Software Autocad Hadirkan Teknologi Peta 3D untuk Penerbangan
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
37 menit yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
59 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
1 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
3 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
3 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved