Jokowi Minta Pembangunan Rel KA Luar Jawa Tidak Ditunda

Jum'at, 07 November 2014 - 11:06 WIB
Jokowi Minta Pembangunan...
Jokowi Minta Pembangunan Rel KA Luar Jawa Tidak Ditunda
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pembangunan rel kereta api (KA) untuk membantu percepatan pertumbuhan ekonomi tidak ditunda.

Dia menilai, jika terus ditunda biayanya akan semakin mahal. "Kalau ditunda akan lebih mahal karena pembebasan tanah lebih mahal, prodak juga mahal," ujarnya di Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Pembangunan rel, kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini, akan dibangun di luar Jawa dan sebagian di pulau Jawa. Bahkan, Presiden akan mempermudah proses perizinan.

"Tidak ada pilihan lebih menyederhanakan proses lelang. Ini yang akan menggerakkan ekonomi kita. Jangan ditunda-tunda," tegasnya.

Jokowi juga menyinggung soal pembangunan MRT di Jakarta yang terlunta-lunta sehingga biayanya lebih mahal.

"Sekarang pembebasan tanah berapa? Bayar berapa DKI, besar sekali. Untung APBD gede, kalau dimulai dulu enggak nabrak komplek cepat. Sekarang mahal semua, itu keputusan politik," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
5 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
6 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
6 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
7 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
7 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
7 jam yang lalu
Infografis
Para Guru Besar Minta...
Para Guru Besar Minta Audit Investigasi Bansos Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved