UMK Depok Dipastikan Lebih Rendah dari DKI

Jum'at, 07 November 2014 - 17:29 WIB
UMK Depok Dipastikan...
UMK Depok Dipastikan Lebih Rendah dari DKI
A A A
DEPOK - Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail memberikan sinyal bahwa upah minimum kota (UMK) Depok akan lebih rendah dari UMP di DKI Jakarta.

Dia pun meminta produktivitas buruh harus sesuai tuntutan, termasuk tuntutan pulsa dan bedak masuk dalam kebutuhan hidup layak (KHL).

"Rp2,7 di DKI, Depok di bawah itu. 85 item boleh saja, boleh, boleh. Asalkan ada relevansi dengan kapasitasnya. Kalau mau minta apa saja tapi produktivitas masih di bawah standar, tetap saja orang akan fight," ujarnya, Jumat (7/11/2014).

Nur Mahmudi mengatakan, pihaknya bersama tripartid masih belum mencapai kesepatakan.

"Belum sepakat, saya hanya kasih warning menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), hati-hati jangan pengen nambah gaji terus. Makin nambah kalau enggak diikuti dengan kompetensi bagus akan tergerus,"
jelasnya.

Pemprov DKI Jakarta menawarkan upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp2,7 juta atau lebih rendah dari tuntutan para buruh sebesar Rp3 juta.

Tuntutan yang sama disuarakan buruh di Depok yakni UMK sebesar Rp3 juta atau minimal Rp2,9 jutaan.

Sementara, pemerintah Kota Depok sampai saat ini masih membahas angka KHL dengan Dewan Pengupahan dan Serikat Pekerja bersama Apindo.

"Masih terus dibahas sambil mendengarkan aspirasi buruh bersama tripartit, KHL belum," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok Diah Sadiah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
21 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved