OJK Terus Dorong Investor Berinvestasi di Pasar Modal

Jum'at, 07 November 2014 - 18:19 WIB
OJK Terus Dorong Investor...
OJK Terus Dorong Investor Berinvestasi di Pasar Modal
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong para investor untuk berinvestasi di pasar modal, salah satunya reksa dana. Upaya ini dilakukan regulator agar masyarakat semakin melek dengan investasi.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal 2 OJK M Noor Rachman mengatakan‎, OJK akan melakukan edukasi, sosialisasi, serta kerja sama dengan beberapa sekolah dan lembaga terkait.

"Kalau edukasi kita sasar ke sekolah-sekolah dengan memasukan kurikulum pasar modal. Ada juga pendidikan pasar modal gratis, terbuka untuk umum," kata Noor saat ditemui usai acara pembukaan 'Pekan Reksa Dana 2014' ‎di Jakarta, Jumat (7/11/2014).

‎Dia melanjutkan, pihaknya juga terus meningkatkan keamanan investasi reksa dana. Menurutnya, berbagai pelaksanaan peraturan untuk manajer investasi terus diawasi dengan ketat. "Aturan dan pengawasan itu untuk membuat reksa dana semakin kondusif," papar dia.

Noor mengungkap, OJK akan berupaya meningkatkan keamanan dan kesadaran masyakarat terhadap reksa dana, seperti membuat regulasi terkait perusahaan investasi di Indonesia (PI).

Dia menyampaikan, peraturan terkait PI yang sedang disusun diantaranya mengenai kontrak investasi kolektif reksa dana penyeritaan terbatas, wakil manajer investasi, pendaftaran agen penjual efek reksa dana dan perilaku agen penjual efek reksa dana, fungsi-fungsi manajer investasi, serta perilaku yang dilarang bagi manajer investasi.

Akan tetapi, meskipun OJK telah menyusun regulasi mengenai perusahaan investasi, pihaknya belum bisa memastikan kapan peraturan tersebut akan segera dikeluarkan.

"Mudah-mudahan akhir tahun ini bisa segera dikeluarkan. Tapi saya belum bisa menyebutkan kapan, yang penting mudah-mudahan bisa segera. Karena kami memandang itu satu hal yang penting buat pertumbuhan investasi kedepan," ujarnya.

‎Oleh karenanya, OJK sangat mendukung acara Pekan Reksa Dana (Perdana) yang digelar oleh Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) selama tiga hari mulai tanggal 7 November hingga 9 November 2014.

Menurut dia, acara ini sangat bermanfaat untuk mengedukasi masyarakat bahwa berinvestasi di pasar modal (saham), obligasi, ataupun surat hutang tidak harus mahal.

"Sekarang dengan modal Rp100 ribu sudah bisa berinvestasi. Makanya kami berharap dengan acara ini bisa memberikan pengaruh bagi peningkatan reksa dana. Kami sangat mendukung perluasan reksa dana dan tugas kami melindungi investor agar nyaman," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Literasi Investasi Saham...
Literasi Investasi Saham Berbasis Syariah
Pembukaan Perdagangan...
Pembukaan Perdagangan Dalam Rangka HUT ke-47 Pasar Modal Indonesia
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal pada Juni 2023 Sebesar Rp154,13 Triliun
Kolaborasi untuk Menciptakan...
Kolaborasi untuk Menciptakan 1 Juta Investor Baru di Pasar Modal
AEI Rayakan HUT ke-37,...
AEI Rayakan HUT ke-37, Pasar Modal Indonesia Terus Tunjukan Penguatan
Alhamdulillah, Belajar...
Alhamdulillah, Belajar Analisis Fundamental Syariah GRATIS di Webinar MNC Sekuritas!
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
4 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
4 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
4 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
5 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
5 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved