MEA 2015 Akan Untungkan Industri Keuangan RI

Senin, 17 November 2014 - 12:58 WIB
MEA 2015 Akan Untungkan...
MEA 2015 Akan Untungkan Industri Keuangan RI
A A A
JAKARTA - Integrasi ekonomi Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) melalui Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015 secara umum dinilai akan menguntungkan sektor industri keuangan Indonesia.

Pasalnya, dengan perizinan investasi yang semakin terbuka dan arus perdagangan yang semakin kuat, MEA 2015 diyakini bakal membawa banyak manfaat.

"Meski tahun depan itu baru framework untuk integrasi ekonomi ASEAN, ini akan membawa efisiensi baik bagi negara intra maupun negara non-ASEAN. Akan banyak working progress di financial sector, even bisa men-drive pertumbuhan gross domestic product (GDP) di atas 5%," ujar Investor Sales Head Citi Indonesia Made Artha di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (17/11/2014)

Made mengatakan, dengan adanya ASEAN Comprehensive Investment Agreement (ACIA) yang memberikan fasilitasi, perlindungan investasi, serta promosi dan liberasisasi, Indonesia perlu mulai berpikir untuk melakukan outward outlook (proyeksi keluar), seperti yang dilakukan Singapura dan Malaysia.

"Singapura sudah agresif outlooking ke luar, ke negara-negara lebih maju, sementara Malaysia ingin ada di setiap negara, terakhir Maybank masuk ke Myanmar," ujarnya.

Dengan demikian, integrasi dan penetasi investor ASEAN dapat meningkatkan kapitalisasi pasar modal Indonesia yang baru memiliki 500-an emiten.

Di satu sisi, Indonesia masih perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) mengingat negara-negara yang memiliki banyak tenaga terdidik dan terampil seperti Singapura dan Malaysia bisa menjadi kompetitor utama Indonesia.

"Mereka punya expertise yang sudah maju dan SDM di pasar modal yang handal, profesional, atraktif dan tersertifikasi, kita belum," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
39 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
55 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved