BI: Kenaikan BI Rate Bisa Kendalikan Inflasi

Rabu, 19 November 2014 - 10:19 WIB
BI: Kenaikan BI Rate...
BI: Kenaikan BI Rate Bisa Kendalikan Inflasi
A A A
JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, kenaikan suku bunga acuan (BI rate) jangan serta-merta diasosiasikan dengan pengetatan likuiditas perbankan dan menurunnya kredit lantaran dapat mengendalikan inflasi.

Dia mengungkapkan, kenaikan BI rate jangan diartikan bahwa likuiditasnya akan semakin ketat serta kreditnya akan semakin turun.

"Kita sudah atasi itu dengan pelebaran koridor, dengan kebijakan makroprudensial. Bahkan, kita mendorong kredit juga melalui insentif khususnya kepada UMKM," kata Perry di Jakarta, Selasa (18/11/2014) malam.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, kenaikan BI rate ini bisa mendorong hal-hal positif, seperti pengendalian ekspektasi inflasi, kecukupan likuiditas, serta kenaikan kredit dari 13% ke 15%-17%. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai kisaran 5,4-5,8%.

"Secara keseluruhan, Bank Indonesia meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2015 dapat mencapai 5,4%-5,8 % dan akan lebih tinggi dalam jangka menengah-panjang dengan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan yang tetap terjaga," katanya.

Untuk itu, pihaknya akan memperkuat langkah koordinasi bersama pemerintah pusat maupun daerah dengan fokus pada upaya untuk meminimalkan potensi tekanan inflasi khususnya dari sisi kenaikan tarif angkutan dan terjaganya harga pangan.

Hal ini karena penguatan koordinasi juga diintensifkan untuk peningkatan stimulus fiskal ke sektor produktif dan kebijakan reformasi struktural lanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

"Kami meyakini bahwa penguatan bauran kebijakan serta koordinasi yang erat dengan pemerintah mampu menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan," ungkapnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
BI Buka Ruang Penurunan...
BI Buka Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan, Ini 2 Pertimbangan Utama
Tok, BI Tahan Suku Bunga...
Tok, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
BI Rate Juni 2025 Ditahan...
BI Rate Juni 2025 Ditahan Tetap di Level 5,50 Persen, Begini Penjelasannya
Sulsel Alami Inflasi...
Sulsel Alami Inflasi 1,12 Persen pada Juli 2022, Dipicu Kelompok Transportasi
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Berita Terkini
Indonesia Didorong Kuasai...
Indonesia Didorong Kuasai Teknologi dan Inovasi Perkuat Industrialisasi Hijau
51 menit yang lalu
Unilever Indonesia Bukukan...
Unilever Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp2,1 Triliun di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Ada Kabar Baik dari...
Ada Kabar Baik dari AS-Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 1%
1 jam yang lalu
Perkuat Operasional...
Perkuat Operasional Rendah Karbon, Danone Indonesia Operasikan PLTS di 11 Pabrik
1 jam yang lalu
Tingkatkan Produktivitas...
Tingkatkan Produktivitas Petani, Mahindra-RMA Indonesia Luncurkan Mahindra OJA 3140
1 jam yang lalu
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
3 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved