Kepala Perwakilan BI Sulsel Prediksi Inflasi Naik pada Maret dan April
Senin, 28 Maret 2022 - 13:57 WIB
loading...
Rakorwil Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi se-Sulampua, Jumat (25/3/2022) lalu. Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan ( BI Sulsel ), Causa Iman Karana menjelaskan, inflasi di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) relatif terkendali hingga level 2,32 persen secara year on year (yoy).
"Di awal tahun 2022, inflasi di wilayah Sulampua relatif terkendali pada level 2,32 persen (yoy) dan berada dalam rentang sasaran target inflasi Nasional (3+-1 persen, yoy)," jelasnya pada Rakorwil Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID ) Provinsi se-Sulampua, Jumat (25/3/2022) lalu.
Meski demikian, Causa memprediksi akan terjadi kenaikan inflasi pada bulan Maret dan April 2022. Hal itu dipicu oleh adanya Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai ( PPN ).
" Inflasi Sulampua sampai dengan Februari 2022 masih rendah, namun memasuki Maret terdapat indikasi kenaikan inflasi komoditas pangan, dan memasuki April akan ada potensi peningkatan inflasi akibat adanya HBKN dan rencana kenaikan PPN," paparnya.
Baca Juga: Cabai dan Minyak Goreng Jadi Biang Kerok Inflasi
"Di awal tahun 2022, inflasi di wilayah Sulampua relatif terkendali pada level 2,32 persen (yoy) dan berada dalam rentang sasaran target inflasi Nasional (3+-1 persen, yoy)," jelasnya pada Rakorwil Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID ) Provinsi se-Sulampua, Jumat (25/3/2022) lalu.
Meski demikian, Causa memprediksi akan terjadi kenaikan inflasi pada bulan Maret dan April 2022. Hal itu dipicu oleh adanya Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai ( PPN ).
" Inflasi Sulampua sampai dengan Februari 2022 masih rendah, namun memasuki Maret terdapat indikasi kenaikan inflasi komoditas pangan, dan memasuki April akan ada potensi peningkatan inflasi akibat adanya HBKN dan rencana kenaikan PPN," paparnya.
Baca Juga: Cabai dan Minyak Goreng Jadi Biang Kerok Inflasi
Lihat Juga :