Pengusaha RI-UE Kumpul Bahas Hubungan Perdagangan

Rabu, 19 November 2014 - 10:31 WIB
Pengusaha RI-UE Kumpul...
Pengusaha RI-UE Kumpul Bahas Hubungan Perdagangan
A A A
JAKARTA - Para pengusaha dari Indonesia dan Uni Eropa (UE) hari ini berkumpul dalam dialog Bisnis UE-Indonesia 2014 (EIBD 2014), untuk membahas rekomendasi umum dalam rangka meningkatkan hubungan bisnis UE dan Indonesia.

Forum dialog yang dibuka Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla ini mempertemukan perwakilan tingkat tinggi, dari sektor swasta dan sektor publik Indonesia dan Eropa.

"Dalam dekade terakhir kita telah melihat peningkatan minat dari perusahaan Eropa terkait perdagangan dan investasi di Indonesia. Serta ekspansi berkelanjutan oleh perusahaan Eropa yang sudah mapan di Indonesia," ujar Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Suryo Bambang Sulisto, Rabu (19/11/2014).

Menurutnya, perusahaan Indonesia tertarik untuk bermitra dengan perusahaan Eropa, dalam menerapkan teknologi dan keterampilan manajemen perusahaan Eropa.
Hal ini dikarenakan pihaknya berusaha untuk mengarahkan industri kita menuju industri yang bernilai tambah dengan penekanan pada sektor manufaktur.

"Kita semua setuju bahwa potensi untuk memperkuat hubungan antara Uni Eropa dan Indonesia sangat besar. Sekarang waktu untuk mencari tahu bagaimana mewujudkan hal ini," jelas Suryo.

Dia mengatakan, EIBD akan memberikan para pengusaha Indonesia kesempatan untuk merumuskan rekomendasi bersama, antara tantangan dan isu-isu yang memengaruhi perdagangan dan investasi antara UE dan Indonesia.

"Rekomendasi ini akan menjadi masukan bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan dan tindakan yang berorientasi ke depan, menuju iklim usaha yang lebih baik. Yang akan meningkatkan perdagangan dan investasi dengan mitra internasional," tuturnya.

Kadin berharap faktor yang Selama ini menghambat bisnis di Indonesia dapat teratasi.

"Seperti infrastruktur yang buruk, prosedur birokrasi yang panjang, dan perbedaan dalam regulasi di tingkat daerah dan nasional dapat dikurangi oleh pemerintah yang baru," pungkas Suryo.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Mengembalikan Persahabatan...
Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia
Jepang Garap 6.794 Proyek...
Jepang Garap 6.794 Proyek di Indonesia, Airlangga Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Dorong Kerja Sama Investasi dan Perdagangan
Berita Terkini
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
1 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
1 jam yang lalu
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
1 jam yang lalu
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
2 jam yang lalu
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
2 jam yang lalu
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
3 jam yang lalu
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved