Bali Kini Menjadi Surga Properti

Rabu, 19 November 2014 - 11:08 WIB
Bali Kini Menjadi Surga...
Bali Kini Menjadi Surga Properti
A A A
BALI kini tak hanya sebagai destinasi wisata tapi juga investasi properti. Tumbuhnya sektor pariwisata memicu pertumbuhan agresif sektor properti di pulau Dewata.

Banyak pengembang yang kini berlomba mengembangkan properti di Bali. Pengembang properti PT Majestic Land misalnya, kembali memperkenalkan portofolio terbarunya, yaitu Villa–Hotel (Villatel) Royal Kamuela Majestic Ubud yang berlokasi di Kawasan Ceking, Ubud, Bali. Investasi strategis ini sejalan dengan visi Majestic Land untuk menjadi salah satu market leaderdi pasar properti Indonesia dalam waktu tiga tahun mendatang.

“Sebagai salah satu destinasi utama para wisatawan di Indonesia, Bali merupakan lokasi investasi yang sangat prospektif. Bukan saja karena keindahan alamnya, namun juga adat istiadat yang ditunjukkan masyarakatnya. Maka wajar, Bali selalu menyimpan potensi pasar yang menjanjikan,” kata Direktur Utama PT Majestic Land Wisnu Tri Anggoro di Jakarta, kemarin.

Menurut Wisnu, meski pertumbuhan bisnis perhotelan terus mengalami lonjakan dalam beberapa tahun terakhir, investasi di Bali akan tetap menguntungkan. Ini dikarenakan pangsa pasarnya yang masih sangat luas. “Pasar properti di Bali masih sangat luas. Meski, tak bisa dimungkiri kondisi tersebut harus diimbangi pula dengan pemilihan strategi partner yang tepat,” ucapnya.

Royal Kamuela Majestic Ubud Villatel merupakan villa privateyang dibangun sesuai kontur bukit di kawasan Ceking, Ubud, Bali. Dibangun di atas lahan seluas 10.000 m2, pengembangan vila dengan total investasi sebesar Rp110 miliar ini merangkum sebanyak 16 unit vila eksklusif fully furnishedyang dilengkapi beragam fasilitas mewah seperti privat pool, dinding table, dapur mini pribadi, free wifi, serta fasilitas lain.

Sementara, harga yang dipasarkan cukup kompetitif yakni mulai USD1 juta. Selain menyuguhkan pemandangannya yang indah, Royal Kamuela Majestic Ubud juga menawarkan paket wisata yang tak biasa, yaitu berbelanja kerajinan khas Bali bagi penghuninya. Ini dikarenakan lokasinya yang dikelilingi area pertokoan serta pusat kerajinan manufaktur khas Bali yang unik.

Royal Kamuela Majestic Ubud Villatel yang pembangunannya akan dimulai pada Maret 2015 ini akan menawarkan keuntungan yang sangat potensial kepada pembelinya. Majestic Land merupakan perusahaan pengembang asal Yogyakarta yang didirikan oleh Wisnu Tri Anggoro.

Sebelum memutuskan menjadi pengembang, Wisnu telah menggeluti berbagai macam bisnis yang dilakukannya secara mandiri. Selain Royal Kamuela Majestic Ubud Bali, proyek properti yang sudah dibangun dan tengah dikembangkan Majestic Land hingga kini di antaranya Majestic Residence Yogyakarta, dan Best Western Condotel Yogyakarta. Dalam waktu dekat Majestic Land berencana memulai penetrasinya ke wilayah Jakarta dan Bandung dengan mengembangkan rumah sakit dan kondotel.

Dengan target membangun dan mengembangkan 20 proyek dalam waktu tiga tahun, Majestic Land dalam lima tahun mendatang diharapkan dapat menjadi market leaderdi pasar properti Asia dengan portofolio mencapai 50 proyek.

Anton c
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Pengusaha Properti...
5 Pengusaha Properti Dunia Terkaya
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Properti Pulih Lebih...
Properti Pulih Lebih Cepat, Daya Beli Bangkit Lebih Kuat
Diskusi Bedah Potensi...
Diskusi Bedah Potensi Properti di tahun 2022
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Ditunjuk...
6 Jenderal Ditunjuk Menjadi Pangdam di Kodam Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved