Suspensi Dibuka, Saham Trada Maritime Merosot

Kamis, 20 November 2014 - 11:03 WIB
Suspensi Dibuka, Saham...
Suspensi Dibuka, Saham Trada Maritime Merosot
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mebuka sanksi penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek PT Trada Maritime Tbk (TRAM).

Namun dibukanya suspensi tersebut membuat saham TRAM terkoreksi ke harga Rp1.780 per lembar dibanding penutupan terakhir di harga Rp1.845 per lembar. Posisi itu makin merosot 460 poin atau 24,93% ke harga Rp1.385 per lembar pada pukul 11.00 WIB.

"Bursa memutuskan untuk melakukan pencabutan penghentian sementara perdagangan efek PT Trada Maritime sejak sesi I perdagangan efek hari ini," kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group 2 BEI Umi Kulsum dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Kamis (20/11/2014).

Adapun pembukaan suspensi perdagangan efek perseroan tersebut dilakukan di seluruh pasar. Suspensi saham TRAM dilakukan sejak 6 Juni 2014 karena pemberitaan negatif yang menyingung perusahaan.

Selain itu, juga berkaitan dengan surat gagal bayar (default) dari kreditur International Finance Corporation, di mana perseroan diwajibkan membayar utang pokok USD30,57 juta dan tunggakan bunga serta biaya lainnya senilai USD774,36 ribu dalam jangka waktu tiga hari kerja.

Sementara pada saat yang sama, BEI melakukan suspensi kepada PT Sierad Produce tbk (SIPD) terkait permintaan penjelasan Bursa dan belum adanya informasi yang lebih rinci mengenai penawaran umum terbatas (PUT), khususnya terkait rasio dan harga pelaksanaan PUT.

"Dalam rangka menjaga pasar yang teratur, wajar, dan efisien, Bursa memutuskan melakukan suspensi perdagangan efek perseroan di seluruh pasar mulai hari ini," kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I BEI I Gede Nyoman Yetna.

Terkait suspensi ini, Bursa meminta penjelasan lebih lanjut terkait PUT tersebut. Bursa juga meminta kepada para pemangku kepentingan untuk memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan, terutama mengenai rencana PUT.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham TIFA, Siap-siap Trading!
Telat Bayar Iuran Tahunan,...
Telat Bayar Iuran Tahunan, BEI Gembok 43 Emiten Saham
Penyebab Saham CDIA...
Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO
Disuspensi Bursa, Ini...
Disuspensi Bursa, Ini Tanggapan Itama Ranoraya
Gokil! 10 Perusahaan...
Gokil! 10 Perusahaan Ini Dipasung BEI Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
25 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
54 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
3 Ruas Tol Fungsional...
3 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis saat Mudik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved