Rupiah Ditutup di Level Rp12.175/USD
Kamis, 20 November 2014 - 16:40 WIB
Rupiah Ditutup di Level Rp12.175/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup sejalan dengan melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.175 per USD. Posisi tersebut merosot 33 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.142 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.135 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.135 per USD, dan terlemah di level Rp12.183 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.175 per USD, dengan kisaran harian Rp12.150-Rp12.215 per USD. Posisi tersebut memburuk 32 poin dibanding penutupan hari sebelumnya Rp12.143 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp12.193 per USD. Posisi tersebut melemah 40 poin dibanding posisi penutupan Rabu (19/11/2014) di Rp12.153 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.161 per USD. Posisi ini terdepresiasi dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.124 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi terkoreksinya IHSG akibat aksi ambli untung pasca risalah pertemuan The Fed semalam.
"Menurunnya risk appetite dari pelaku pasar pada hari ini berdampak pada meningkatnya apresiasi USD terhadap rupiah," kata dia, Kamis (20/11/2014).
Sementara IHSG sore ini berakhir melemah karena ditekan aksi jual. IHSG terkoreksi 34,37 poin atau 0,67% ke level 5.093,57.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,96 triliun dengan 5,32 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp441,06 miliar. Tercatat 111 saham naik, 204 saham melemah dan 77 saham stagnan.
(Foto: Rupiah Melempem ke Rp12.183/USD Siang Ini)
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.175 per USD. Posisi tersebut merosot 33 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.142 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.135 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.135 per USD, dan terlemah di level Rp12.183 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.175 per USD, dengan kisaran harian Rp12.150-Rp12.215 per USD. Posisi tersebut memburuk 32 poin dibanding penutupan hari sebelumnya Rp12.143 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp12.193 per USD. Posisi tersebut melemah 40 poin dibanding posisi penutupan Rabu (19/11/2014) di Rp12.153 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.161 per USD. Posisi ini terdepresiasi dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.124 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi terkoreksinya IHSG akibat aksi ambli untung pasca risalah pertemuan The Fed semalam.
"Menurunnya risk appetite dari pelaku pasar pada hari ini berdampak pada meningkatnya apresiasi USD terhadap rupiah," kata dia, Kamis (20/11/2014).
Sementara IHSG sore ini berakhir melemah karena ditekan aksi jual. IHSG terkoreksi 34,37 poin atau 0,67% ke level 5.093,57.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,96 triliun dengan 5,32 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp441,06 miliar. Tercatat 111 saham naik, 204 saham melemah dan 77 saham stagnan.
(Foto: Rupiah Melempem ke Rp12.183/USD Siang Ini)
(rna)