Biaya 'Kerohiman' Penyebab Mangkraknya Waduk Jatigede

Kamis, 20 November 2014 - 21:00 WIB
Biaya Kerohiman Penyebab...
Biaya 'Kerohiman' Penyebab Mangkraknya Waduk Jatigede
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengungkapkan, mangkraknya proyek pembangunan Waduk Jatigede yang telah dilakukan sejak jaman Presiden Soekarno, lantaran belum siapnya biaya 'kerohiman' atau kompensasi untuk masyarakat yang terelokasi dari tempat tinggalnya.

Seperti diketahui, pembangunan Waduk Jatigede yang menjadi waduk terbesar nomor dua di Indonesia ini mangkrak lantaran pembebasan lahan yang tidak juga rampung.

"Yang jelas belum siap secara teknis, pembebasan tanah kan biasanya begitu di Indonesia. Bangunnya lama, kemudian setelah jadi waduknya, harus dipindahkan masyarakat lagi. Jadi ini lebih sejenis ya pembayaran uang kerohiman," ucap dia di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/11/2014).

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyebutkan, dana kompensasi tersebut dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama, pemegang KK yang pembebasan lahannya berdasarkan Permendagri Nomor 15 tahun 1975, dengan total 4.514 KK .

"Mereka dapat penggantian Rp108,19 juta per KK. Mudah-mudahan cukup besar bisa membuat mereka pindah dan dapet rumah kembali. Kita akan kawal mereka sampai dapat rumah kembali," tandasnya

Sementara penduduk sisanya, lanjut dia, sebanyak 6.965 KK yang melalui pembebasan lahan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 36 tahun 2005 dan Kepres 55 Tahun 1993 dan mendapatkan Rp29,3 juta per KK.

(Baca: Ferry: Warga Pilih Uang Tunai, Ketimbang Rumah)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Basarnas Latih Tenaga...
Basarnas Latih Tenaga SAR Teknik Pertolongan di Air di Waduk Jatigede
Dirancang Ridwan Kamil,...
Dirancang Ridwan Kamil, Begini Kemegahan Masjid Al Kamil di Pesisir Waduk Jatigede Sumedang
Festival Olahraga Air...
Festival Olahraga Air Mengguncang Waduk Manggar, Sajikan Pesona Alam yang Memukau
Terdampak Pandemi, Biaya...
Terdampak Pandemi, Biaya Pembangunan PLTA Jatigede Diprediksi Membengkak
Waduk Lebak Bulus Bakal...
Waduk Lebak Bulus Bakal Dibangun di Lokasi Ini
Aman dan Kondusif, Kabar...
Aman dan Kondusif, Kabar Waduk Jatiluhur Purwakarta Retak Dipastikan Hoax
Berita Terkini
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
29 menit yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
43 menit yang lalu
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
1 jam yang lalu
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
1 jam yang lalu
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
1 jam yang lalu
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
1 jam yang lalu
Infografis
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di UI, UGM, Unpad, dan Unair di SNBT 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved