IBPA, OJK, dan BEI Luncurkan Indeks Acuan Obligasi

Jum'at, 21 November 2014 - 11:36 WIB
IBPA, OJK, dan BEI Luncurkan...
IBPA, OJK, dan BEI Luncurkan Indeks Acuan Obligasi
A A A
JAKARTA - Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan indeks acuan obligasi di Indonesia bernama INDObex.

INDObex merupakan indeks obligasi pertama yang diterbitkan menggunakan data harga pasar dan imbal hasil (yield) secara harian atas instrumen surat utang negara dan korporasi di BEI.

Direktur Utama IBPA Ignatius Girendroheru mengatakan, INDObex diterbitkan untuk meningkatkan peran penting instrumen obligasi.

"INDObex diterbitkan untuk semakin meningkatkan peran penting instrumen obligasi sebagai aset dalam portofolio investasi," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (21/11/2014).

Di samping itu, dia menambahkan, juga untuk memenuhi kebutuhan para pelaku pasar dan investor akan suatu acuan kinerja pasar obligasi yang terukur, kredibel, dan reliable. INDObex juga diterbitkan agar tercipta transparansi dan pendistribusian informasi.

"Selain itu, membuat transparansi informasi jadi lebih cepat dari korporasi atau pemerintah. Kemudian membantu mendistribusikan informasi ini sebagai acuan untuk investor atau calon investor," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PNM Dipercaya Terbitkan...
PNM Dipercaya Terbitkan Orange Bond di Indonesia
Perbandingan Obligasi...
Perbandingan Obligasi Syariah vs Konvensional: Prinsip, Imbal Hasil, dan Risikonya
Entitas BRPT Raih Peringkat...
Entitas BRPT Raih Peringkat Investment Grade untuk Green Bond
Polytama Propindo Tawarkan...
Polytama Propindo Tawarkan Kupon Obligasi 12%
Mengintip Kelebihan...
Mengintip Kelebihan Investasi Obligasi Pemerintah di Tengah Ancaman Resesi
BUMA Lunasi Sisa Obligasi...
BUMA Lunasi Sisa Obligasi 2026 Senilai USD212,25 Juta
Berita Terkini
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
4 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
22 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
32 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved