Tarif Pajak Usaha di Indonesia Terlalu Besar

Jum'at, 21 November 2014 - 16:00 WIB
Tarif Pajak Usaha di...
Tarif Pajak Usaha di Indonesia Terlalu Besar
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto menuturkan, tarif pajak usaha di Indonesia tidak menarik.

Menurutnya, tarif pajak yang dipatok terlalu besar bagi dunia usaha dibandingkan dengan negara lainnya. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang menentukan daya tarik pengusaha untuk berinvestasi di Indonesia.

"Maksudnya di Indonesia ini kita harus melihat bagaimana tarif pajak di negara-negara yang bersaing dengan kita. Kalau di sana lebih menarik tarif pajaknya, bisa-bisa saja itu menjadi daya tarik untuk orang berinvestasi di negara itu. Kita harus mengikutilah," ujar dia di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (21/11/2014).

Dia menyebutkan, pajak yang sedianya perlu ditekan adalah pajak perusahaan dan pajak badan yang relatif masih tinggi dibanding negara lain.

"Kalau itu diturunkan, itu membutuhkan perubahan undang-undang. Makan waktu. tapi saya kira perlu dipertimbangkan. Karena orang berusaha, faktor pajak itu penting. Itu daya tarik nomor satu. oleh sebab itu, kita perlu memikirkan bagaimana meningkatkan daya saing kita. dari sisi pajak itu sangat menarik," jelas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
8 menit yang lalu
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
51 menit yang lalu
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
1 jam yang lalu
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
11 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
11 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
11 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved