Pemuda Kaltim Tuntut Blok Mahakam Libatkan Pemda

Senin, 24 November 2014 - 11:17 WIB
Pemuda Kaltim Tuntut...
Pemuda Kaltim Tuntut Blok Mahakam Libatkan Pemda
A A A
SAMARINDA - Sejumlah elemen pemuda di Kalimantan Timur (Kaltim) menuntut agar operator pengelolaan blok kaya migas, Blok Mahakam melibatkan pemerintah daerah (Pemda).

Jika hal tersebut tidak dipenuhi pemerintah pusat, maka elemen pemuda ini bakal bertindak ekstrem.

"Kita sudah sering dimarjinalkan oleh pemerintah pusat. Kemarjinalan Kaltim itu terlihat dari tidak adanya putra Kaltim yang jadi menteri, serta tidak adanya Dana Alokasi Umum. Soal Blok Mahakam, kami akan berjuang untuk itu," kata Ketua KNPI Kaltim, Chaeruddin kepada wartawan, Senin (24/11/2014).

Blok Mahakam kini masih dikelola oleh Total E&P Indonesie bersama Inpex. Kontrak di Blok Mahakam yang masuk Kabupaten Kutai Kartanegara itu akan habis pada 2017.

Pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM hampir pasti menunjuk Pertamina sebagai operator selanjutnya.

"Kami menuntut agar pemerintah daerah juga dilibatkan dalam pengelolaan Blok Mahakam. Bisa dalam bentuk pembagian saham, maupun operator pengelolaannya," tambahnya.

Sementara, terkait jumlah saham, mantan anggota DPRD Kutai Kartanegara itu menyebut 30%. Meski demikian, pemuda Kaltim akan berjuang mendapatkan 20% saham di Blok Mahakam.

"Minimal 20% lah. Itu merupakan sebuah ruh bagi masyarakat Kaltim agar memiliki aset sendiri atas kekayaan yang dimilikinya," kata Chaeruddin.

"Kami tidak masalah disebut anak nakal. Kami akan lebih ekstrim untuk memperjuangkan hak Kaltim. Kami harus ekstrimis agar diperhatikan pemerintah pusat," imbuhnya.

Dia mengaku langkah KNPI Kaltim didukung 73 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang selama ini tergabung di KNPI Kaltim. Mereka satu suara agar pengelolaan Blok Mahakam selanjutnya melibatkan daerah.

"Kami berprinsip untuk berjuang, bahkan kalau perlu berperang, untuk mempejuangkan apa yang sudah seharusnya menjadi hak rakyat Kaltim," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kelola 2 Blok Migas...
Kelola 2 Blok Migas Raksasa, Pengamat: Pertamina Menjawab Keraguan
Di HUT ke-50 PDIP, Jokowi...
Di HUT ke-50 PDIP, Jokowi Pamer Bisa Rebut Freeport hingga Blok Mahakam
Cari Cadangan Ekonomis,...
Cari Cadangan Ekonomis, PHM Mulai Bor Sumur Eksplorasi TDE C-1X
Topang Produksi WK Mahakam,...
Topang Produksi WK Mahakam, PHM Mulai Proses Sail Away Jacket Proyek JSN
Pemerintah Berikan Banyak...
Pemerintah Berikan Banyak Insentif untuk Blok Mahakam
Gandeng Eni, Pertamina...
Gandeng Eni, Pertamina Resmi Kelola Blok Peri Mahakam
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
26 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
55 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
DK PBB Tuntut Gencatan...
DK PBB Tuntut Gencatan Senjata di Gaza setelah AS Tak Bela Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved