Dana PSKS Dianggap Tak Ada Artinya

Senin, 24 November 2014 - 21:00 WIB
Dana PSKS Dianggap Tak...
Dana PSKS Dianggap Tak Ada Artinya
A A A
DEPOK - Hari ini pencairan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) dilakukan di sejumlah kantor pos di Depok. Tiap rumah tangga sasaran (RTS) mendapatkan kompensasi dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp400 ribu. Nilai yang diterima warga dinilai tidak seimbang dengan lonjakan harga.

"Kompensasi itu tidak ada artinya. Pembatasan subsidi ini dampaknya efek ganda karena semua biaya hidup naik," kata Sekjen Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia, HMS Hadinegoro di Depok, Senin (24/11/2014).

Menurutnya, kebijakan yang diambil tidak pro rakyat. Rakyat dipaksa membayar kebutuhan hidup lebih tinggi sedangkan mereka tidak memiliki kemampuan. Pemerintah berdalih pengurangan subdisi BBM bisa menghemat APBN.

"Ini namanya tidak pro rakyat. Kalau mau konsekuen dan pro rakyat maka harus hentikan obligasi rekap (OR)," tegasnya.

Dirinya menegaskan, Presiden Joko Widodo harus berani melakukan revolusi keuangan negara. "Bukan revolusi mental yang diperlukan. Presiden harus berani menghentikan subsidi OR yang sesungguhnya adalah korupsi sistemik," ucapnya.

Pajak yang dibayarkan rakyat, kata dia, seharusnya bisa dinikmati oleh rakyat. Sayangnya, pajak itu tidak kembali pada rakyat. Pajak yang dibayarkan rakyat justru dialokasikan untuk pembayaran bunga OR.

"Ini adalah intelectual fraud dalam pengelolaan tata keuangan negara yang membohongi rakyat," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
7 menit yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
25 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
48 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
1 jam yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
2 jam yang lalu
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved