Rupiah Berakhir Terdepresiasi ke Rp12.164/USD
Selasa, 25 November 2014 - 16:30 WIB
Rupiah Berakhir Terdepresiasi ke Rp12.164/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terdepresiasi seiring terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.164 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 11 poin dibanding penutupan akhir pekan kemarin di level Rp12.153 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.138 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini pada level Rp12.138 per USD dan terlemah pada level Rp12.173 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp12.178 per USD. Posisi tersebut melemah 53 poin dibanding posisi penutupan Senin (24/11/2014) di Rp12.125 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.164 per USD, dengan kisaran harian Rp12.132-12.217 per USD. Posisi tersebut memburuk 14 poin dibanding penutupan hari sebelumnya Rp12.150 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.166 per USD. Posisi ini melemah 44 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya Rp12.161 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini tertekan menguatnya USD menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi (PDB) Amerika Serikat (AS) kuartal III/2014, malam nanti.
"Kondisi AS saat ini sedang membaik di tengah perlambatan ekonomi yang melanda Eropa, China, dan Jepang," kata dia, Selasa (25/11/2014).
Sementara IHSG sore ini berakhir terkoreksi di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia. IHSG tergerus 22,82 poin atau 0,44% ke level 5.118,95.
(Baca: Rupiah Siang Ini Parkir di Rp12.162/USD)
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.164 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 11 poin dibanding penutupan akhir pekan kemarin di level Rp12.153 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.138 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini pada level Rp12.138 per USD dan terlemah pada level Rp12.173 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp12.178 per USD. Posisi tersebut melemah 53 poin dibanding posisi penutupan Senin (24/11/2014) di Rp12.125 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.164 per USD, dengan kisaran harian Rp12.132-12.217 per USD. Posisi tersebut memburuk 14 poin dibanding penutupan hari sebelumnya Rp12.150 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.166 per USD. Posisi ini melemah 44 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya Rp12.161 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini tertekan menguatnya USD menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi (PDB) Amerika Serikat (AS) kuartal III/2014, malam nanti.
"Kondisi AS saat ini sedang membaik di tengah perlambatan ekonomi yang melanda Eropa, China, dan Jepang," kata dia, Selasa (25/11/2014).
Sementara IHSG sore ini berakhir terkoreksi di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia. IHSG tergerus 22,82 poin atau 0,44% ke level 5.118,95.
(Baca: Rupiah Siang Ini Parkir di Rp12.162/USD)
(rna)