Panggil Bos Semen Indonesia, Ini yang Dibicarakan Rini

Jum'at, 28 November 2014 - 13:06 WIB
Panggil Bos Semen Indonesia,...
Panggil Bos Semen Indonesia, Ini yang Dibicarakan Rini
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menuturkan, pertemuannya dengan Direktur Utama (Dirut) PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Dwi Soetjipto hanya membahas proyek semen yang ada di Vietnam.

Sebelumnya beredar kabar bahwa pemanggilan bos Semen Indonesia ini berkaitan dengan isu yang mengabarkan bahwa Dwi Soetjipto disinyalir menjadi calon Dirut PT Pertamina (Persero), menggantikan Karen Agustiawan.

"Proyek yang di Vietnam, kan dia bagus sudah ada perusahaan satu lagi di Vietnam. Dan juga setengah mati karena sudah pernah mengambil satunya lagi, tapi kurang baik, sekarang sudah bagus. Ternyata ada satu lagi yang juga sudah keadaanya kurang baik," katanya di Jakarta, Jumat (28/11/2014).

Pihaknya meminta Semen Indonesia agar melanjutkan proyek di luar negeri tersebut. Sebab, dia mengklaim bahwa proyek Semen Indonesia di Vietnam cukup bagus dan telah dijual ke Thailand.

Rini menambahkan, pertemuannya tersebut juga membicarakan mengenai masalah debu dari PT Semen Padang yang kerap menyelimuti rumah-rumah penduduk sekitar.

"Itu juga Semen Padang, karena Pak Adasimro itu marah-marah karena rumahnya beliau kan, debunya makin banyak. Semen Padang memang menambah kapasitas. Yang perlu dilakukan sekarang sistem baru bagaimana debu itu bisa disaring," jelas dia.

Menurutnya, penyaringan debu tersebut memerlukan waktu cukup lama. Sebab diperlukan pembelajaran terlebih dahulu dan pembelian alat baru.

"Ada penyaring tapi memakan waktu, jadi harap dipelajari, dan beliau melaporkan bisa dilakukan tapi harus beli alat. Jadi memakan waktu," tandasnya.

Sebelumnya, Rini juga pernah tidak transparan mengenai pertemuannya dengan Menteri ESDM Sudirman Said, seluruh jajaran Direksi Pertamina, dan Dirut PT PLN yang disinyalir membicarakan kenaikan harga BBM subsidi.

Namun, adik kandung dari Arie Soemarno ini membantah diungkapkannya, bahwa pertemuan tersebut hanya membahas mengenai beberapa proyek kelistrikan. Sedangkan di malam setelah pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian BUMN Perkenalkan...
Kementerian BUMN Perkenalkan Komunitas Srikandi BUMN
Kementerian BUMN Perluas...
Kementerian BUMN Perluas Vaksinasi untuk Lansia
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas...
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas Berkiprah di Lapangan Kerja
Kementerian BUMN Minta...
Kementerian BUMN Minta Relaksasi IPO BUMN, Begini Tanggapan OJK
Kejar Target Sisa Proyek...
Kejar Target Sisa Proyek Strategis BUMN, Erick Thohir: Ada Satu Proyek Berpotensi Ngga Kelar
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved