Kepala Daerah di Sumsel Dituntut Perhatikan UKM

Sabtu, 29 November 2014 - 04:59 WIB
Kepala Daerah di Sumsel...
Kepala Daerah di Sumsel Dituntut Perhatikan UKM
A A A
PALEMBANG - Forum tenaga pendamping Usaha Kecil, Mikro (UKM) yang membentuk Klinik UKM Sumsel mendesak tiap kepala daerah dalam kabupaten dan kota di Sumsel untuk berperan aktif dalam pengembangan UKM.

Hal ini sangat diperlukan bagi kelangsungan kemajuan UKM masing-masing daerah.

"Kami menilai selama ini kepala daerah di kabupaten dan kota di Sumsel belum sepenuhnya memperhatikan UKM. Bahkan tak jarang kepala daerah justru mematikan UKM. Seperti lahan kopi dialihkan untuk berkebun karet, sawit dan lainnya," kata Ketua Forum Tenaga Pendamping UKM Sumsel, Salama Sri Astuti, Jumat (28/11/2014).

Dalam hal ini, kata dia, pemerintah kabupaten dan kota dapat membuat regulasi untuk perlindungan pelaku usaha dengan mendirikan bisnis center development.

Keberadaan bisnis center development di tiap kabupaten dan kota itu dapat berfungsi sebagai tempat penyampaian informasi, konsultasi, layanan mengenai produk dan lainnya yang berguna bagi pelaku UKM.

Langkah mendirikan bisnis center development tersebut untuk memberikan perlindungan bagi kelangsungan usaha pelaku UMK. Termasuk menghadapi Masyarakat Economic ASEAN (MEA) 2015.

"Saat ini kami hanya mendampingi 300 UKM di Sumsel dengan dibantu 35 tenaga pendamping. Melalui forum ini juga, kami harap pelaku UKM dapat naik kelas dan produk diterima pasar," ujarnya.

Untuk menjadi tenaga pendamping, banyak hal yang harus dipenuhi, termasuk harus memiliki 12 sertifikasi kompetensi dari Kemenko UMKM.

Fungsi dari tenaga pendamping ini untuk mendiagnosa permasalahan yang dihadapi UKM hingga memberikan solusi.

Menurutnya, siapapun pelaku usaha boleh datang ke bisnis center development, layaknya seorang dokter yang akan memeriksa pasien.

Pihaknya, mengakui, secara kuantitas tenaga pendamping belum cukup untuk mendampingi banyak pelaku usaha. Idealnya satu tenaga mendampingi lima UKM.

"Kami juga kesulitan mencari tenaga pendamping menginggat tugas yang diemban cukup berat. Sementara di Sumsel ini ada dua juta pelaku UMK," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkop Teten Masduki...
Menkop Teten Masduki Dorong Kualitas Kerajinan Kulit Khas Garut agar Sejajar dengan Brand Italia
Rumah Produksi UKM Binjai,...
Rumah Produksi UKM Binjai, Lahirkan Lukisan Sabut Kelapa
Siapkan Regulasi Pasar...
Siapkan Regulasi Pasar Digital, Menkop UKM: Untuk Lindungi Produk Dalam Negeri dan UKM
Showcase Produk Lokal...
Showcase Produk Lokal Dorong Semangat Inovasi Pelaku UKM
Dapat Izin dari OJK,...
Dapat Izin dari OJK, Danamart Dukung Kemudahan Permodalan Bagi UKM
Menteri Koperasi UKM:...
Menteri Koperasi UKM: Pembiayaan UKM Harus Ramah dan Mendidik
Berita Terkini
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
52 menit yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
10 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved