Harga Elpiji 3 Kg di Sleman Naik

Sabtu, 29 November 2014 - 11:59 WIB
Harga Elpiji 3 Kg di...
Harga Elpiji 3 Kg di Sleman Naik
A A A
YOGYAKARTA - Kenaikan harga BBM bersubsidi beberapa waktu lalu, berimbas pada kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya, termasuk harga elpiji 3 kg di Sleman, DI Yogyakarta (DIY).

Jika sebelum terjadi kenaikan BBM, harga elpiji 3 kg di wilayah ini mencapai Rp 16ribu, namun kini harganya sudah naik lebih dari Rp2 ribu per tabung.

"Sekarang harganya mencapai Rp20 ribu per tabung untuk elpiji 3 kg. Mau enggak mau kan tetap harus beli. Naiknya malah Rp4 ribu, dari kemarin sebelum kenaikan BBM hanya Rp16 ribu per tabung," kata Anjar, warga Sumber, Berbah, Sleman, Jumat (28/11/2014).

Selain dianggap memberatkan, masyarakat ditambah kecewa karena tidak semua warung kecil memiliki stok isi tabung tersebut. Sehingga, untuk mendapatkan tabung tersebut juga sedikit kesulitan.

"Repotnya, warung-warung kadang tidak ada gas. Katanya belum disetori dari agen penjualnya, tambah repot kan. Sudah mahal, nyarinya agak susah lagi," ujarnya.

Tak jauh berbeda, harga tabung di Prambanan, Sleman sekitar Rp19 ribu per tabung. Namun, ada juga pemilik warung yang menjual Rp20 ribu per tabung.

"Harganya Rp19 ribu, belum lama ini naik dari Rp16 ribu per tabung," kata Lastri, warga Bokoharjo, Prambanan, Sleman.

Dia mengaku tidak mengalami kesulitan mendapatkan tabung elpiji 3 kg. "Kalau di sini (Kampung Pelemsari, Bokoharjo, Prambanan) ada pabriknya untuk mengisi tabung gas, jadi tidak sulit mendapat gas elpiji, banyak yang jual," sebutnya.

Tak hanya yang 3 kg, untuk tabung 12 kg juga banyak dijual. Namun, dia tidak mengetahui harganya karena tak menggunakan tabung gas yang isi 12 kg.

"Kalau yang 12 kg itu mahal, rata-rata orang sini memakai tabung gas yang isi 3 kg," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
41 menit yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
1 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
1 jam yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
10 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
11 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved