HK Diharuskan Bentuk Anak Usaha

Senin, 01 Desember 2014 - 06:26 WIB
HK Diharuskan Bentuk...
HK Diharuskan Bentuk Anak Usaha
A A A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Basuki Hadimoeljono menyatakan, berdasarkan peraturan presiden (perpres), PT Hutama Karya (HK) diharuskan membentuk anak usaha baru dan menggaet investor dalam pembangunan Tol Trans Sumatera.

"HK dalam perpresnya (Peraturan Presiden Nomor 100 tahun 2014) harus membentuk usaha baru. Tapi, dominan sahamnya harus dimiliki HK. Sementara untuk pembebasan lahannya akan ditanggung pemerintah melalui APBN," ujarnya.

Mengenai biayanya, dengan panjang 500 km kira-kira butuh Rp50 triliun. Perintahnya berjalan pada 2015," lanjut Basuki.

Sejak diluncurkan pada 10 Oktober 2014, HK telah ditugasi membangun Tol Sumatera meliputi empat ruas, yakni ruas Medan-Binjai, Palembang-Simpang Indralaya, Pekan Baru-Dumai serta ruas Bakauheni-Terbanggi besar.

Ruas Medan-Binjai merupakan tahapan awal dalam proses kontruksi. Alasannya, ruas ini sebagian besar lahan dikuasai oleh BUMN PT Perkebunan Nusantara sehingga proses pembebasan lahan hanya membutuhkan koordinasi Kementerian BUMN bersama tim pembebasan lahan di Kementerian PU-Pera.

Di sisi lain, untuk menjamin kepastian proyek, pemerintah daerah bersama bersama stake holder terkait diminta memberikan sumbangsih demi keberlangsungan proyek yang diperkuat melalui service level agreement (SLA).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PU-PERA, Achmad Ghany Gazaly mengatakan, SLA tersebut sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen semua pihak agar proyek bisa berjalan.

"Jadi, kepastiannya juga ada. Sebab ini adalah proyek pemerintah yang kebetulan BUMN yang ditunjuk ialah BUMN yang 100% dimiliki pemerintah," pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan kebutuhan tol di Indonesia yang disusun Kementerian PU-Pera, untuk Pulau Sumatera mencapai 2.865 kilometer (km) dengan jumlah yang telah beroperasi baru sepanjang 43 km.

Sementara jalan tol Sumatera saat ini yang sedang kontruksi mencapai 346 km. Ruas-ruas yang sedang kontruksi antara lain Medan-Binjai-Tebing Tinggi, Pekan Baru-Dumai, serta ruas Palembang-Indralaya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Konektivitas Kawasan...
Konektivitas Kawasan Strategis Metropolitan, Tol Desari Akan Tembus Tol BORR
PUPR Tawarkan Investasi...
PUPR Tawarkan Investasi 6 Proyek Jalan Tol dan Jembatan Senilai Rp80,84 T
Ini Dua Ruas Jalan Tol...
Ini Dua Ruas Jalan Tol yang Siap Dioperasikan Pemerintah
Perkuat Jalur Logistik,...
Perkuat Jalur Logistik, Tol Baru di Aceh dan Manado Siap Beroperasi
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Jerman Persiapkan Anak-anak...
Jerman Persiapkan Anak-anak Hadapi Krisis Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved