Harga Minyak Turun, Koleksi Saham Ini!
Senin, 01 Desember 2014 - 08:55 WIB
Harga Minyak Turun, Koleksi Saham Ini!
A
A
A
JAKARTA - Menurunnya harga minyak dunia diperkirakan akan memberi imbas positif pada saham emiten konstruksi dan produsen obat. Karena itu, ada baiknya untuk memperhatikan dan mengoleksi saham sektor tersebut.
Analis senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, secara teori penurunan minyak harusnya bagus untuk emiten konstruksi dan produsen obat karena membuka ruang lebih untuk pengalihan subsidi impor bahan bakar minyak (BBM) ke program infrastruktur dan kesehatan serta menurunkan defisit anggaran pemerintah.
"IHSG hari ini berpotensi bergerak pada kisaran support 5.120-5.085-5.030, sedangkan resistance pada kisaran 5.165-5.185-5.251," kata dia, Senin (1/12/2014).
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk akumulasi beli adalah saham farmasi dan konstruksi plat merah. Saham-saham tersebut, diantaranya:
1. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dengan trading target Rp1.795-1.825
Koreksi di emiten produsen dan distributor obat ini hanya bersifat sementara untuk meredakan keadaan jenuh beli harian dan mingguan rekomen untuk reli break resistance Rp1.795 ke breakout target di Rp1.825.
Entry (1) Rp1.740, entry (2) Rp1.720, cut loss point: Rp1.695
2. PT PP Tbk (PTPP), dengan trading target Rp3.125
Konsolidasi minor di emiten konstruksi BUMN ini untuk meredakan keadaan jenuh beli pasca reli yang terlalu tajam dapat digunakan sebagai kesempatan beli untuk swing back dalam kondisi medium uptrend yang berlaku.
Entry (1) Rp3.060, entry (2) Rp3.025, cut loss point: Rp2.995
3. PT Wika Beton Tbk (WTON), dengan trading target Rp1.295
Rekomen akumulasi dalam pola konsolidasi pendek bendera turun dalam medium uptrend emiten konstruksi beton BUMN ini untuk potensi breakout ke Rp1.295.
Entry (1) Rp1.220, entry (2) Rp1.205, cut loss point: Rp1.195
4. PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dengan trading target Rp1.100
Rekomen akumulasi emiten konstruksi BUMN ini yang terjepit dalam pola konsolidasi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli harian untuk kenaikan lebih lanjut dalam medium uptrend yang berlaku.
Entry (1) Rp1.040, entry (2) Rp1.025, cut loss point: Rp1.015
Analis senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, secara teori penurunan minyak harusnya bagus untuk emiten konstruksi dan produsen obat karena membuka ruang lebih untuk pengalihan subsidi impor bahan bakar minyak (BBM) ke program infrastruktur dan kesehatan serta menurunkan defisit anggaran pemerintah.
"IHSG hari ini berpotensi bergerak pada kisaran support 5.120-5.085-5.030, sedangkan resistance pada kisaran 5.165-5.185-5.251," kata dia, Senin (1/12/2014).
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk akumulasi beli adalah saham farmasi dan konstruksi plat merah. Saham-saham tersebut, diantaranya:
1. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dengan trading target Rp1.795-1.825
Koreksi di emiten produsen dan distributor obat ini hanya bersifat sementara untuk meredakan keadaan jenuh beli harian dan mingguan rekomen untuk reli break resistance Rp1.795 ke breakout target di Rp1.825.
Entry (1) Rp1.740, entry (2) Rp1.720, cut loss point: Rp1.695
2. PT PP Tbk (PTPP), dengan trading target Rp3.125
Konsolidasi minor di emiten konstruksi BUMN ini untuk meredakan keadaan jenuh beli pasca reli yang terlalu tajam dapat digunakan sebagai kesempatan beli untuk swing back dalam kondisi medium uptrend yang berlaku.
Entry (1) Rp3.060, entry (2) Rp3.025, cut loss point: Rp2.995
3. PT Wika Beton Tbk (WTON), dengan trading target Rp1.295
Rekomen akumulasi dalam pola konsolidasi pendek bendera turun dalam medium uptrend emiten konstruksi beton BUMN ini untuk potensi breakout ke Rp1.295.
Entry (1) Rp1.220, entry (2) Rp1.205, cut loss point: Rp1.195
4. PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dengan trading target Rp1.100
Rekomen akumulasi emiten konstruksi BUMN ini yang terjepit dalam pola konsolidasi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli harian untuk kenaikan lebih lanjut dalam medium uptrend yang berlaku.
Entry (1) Rp1.040, entry (2) Rp1.025, cut loss point: Rp1.015
(rna)
Lihat Juga :