Rupiah Siang Ini Melempem ke Rp12.270/USD
Senin, 01 Desember 2014 - 12:27 WIB
Rupiah Siang Ini Melempem ke Rp12.270/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) perdagangan hari siang ini makin melempem karena tertekan inflasi. Pelemahan ini di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg siang hari ini pada level Rp12.270 per USD, melemah dibanding pagi tadi di Rp12.235 per USD. Posisi tersebut makin terdepresiasi dibanding penutupan kemarin di level Rp12.206 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah siang ini pada level Rp12.266 per USD. Posisi tersebut masih anjlok dibanding penutupan hari sebelumnya Rp12.194 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.260 per USD, dengan kisaran harian Rp12.204-Rp12.276 per USD. Posisi tersebut makin memburuk dibanding penutupan hari sebelumnya Rp12.222 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.264 per USD. Posisi ini melemah 68 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya Rp12.196 per USD.
Sementara IHSG siang ini berakhir berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau, meski hanya naik tipis. IHSG menguat 6,20 poin atau 0,12% ke level 5.156,09.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,81 miliar dengan 3,68 juta saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp46,40 miliar. Tercatat 124 saham naik, 158 saham melemah dan 77 saham stagnan.
Siang ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa inflasi November sebesar 1,50% dibanding bulan sebelumnya 0,47%. Sementara untuk inflasi tahun kalender mencapai 5,75% dan secara year on year (yoy), inflasi mencapai 6,23%.
Sedangkan neraca perdagangan Indonesia pada Oktober berhasil surplus USD23,2 juta didukung nilai ekspor yang mencapai USD15,35 miliar dari impor hanya USU15,33 miliar.
(Baca: Jelang Rilis Data Ekonomi, Rupiah Dibuka Terkoreksi)
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg siang hari ini pada level Rp12.270 per USD, melemah dibanding pagi tadi di Rp12.235 per USD. Posisi tersebut makin terdepresiasi dibanding penutupan kemarin di level Rp12.206 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah siang ini pada level Rp12.266 per USD. Posisi tersebut masih anjlok dibanding penutupan hari sebelumnya Rp12.194 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.260 per USD, dengan kisaran harian Rp12.204-Rp12.276 per USD. Posisi tersebut makin memburuk dibanding penutupan hari sebelumnya Rp12.222 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.264 per USD. Posisi ini melemah 68 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya Rp12.196 per USD.
Sementara IHSG siang ini berakhir berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau, meski hanya naik tipis. IHSG menguat 6,20 poin atau 0,12% ke level 5.156,09.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,81 miliar dengan 3,68 juta saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp46,40 miliar. Tercatat 124 saham naik, 158 saham melemah dan 77 saham stagnan.
Siang ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa inflasi November sebesar 1,50% dibanding bulan sebelumnya 0,47%. Sementara untuk inflasi tahun kalender mencapai 5,75% dan secara year on year (yoy), inflasi mencapai 6,23%.
Sedangkan neraca perdagangan Indonesia pada Oktober berhasil surplus USD23,2 juta didukung nilai ekspor yang mencapai USD15,35 miliar dari impor hanya USU15,33 miliar.
(Baca: Jelang Rilis Data Ekonomi, Rupiah Dibuka Terkoreksi)
(rna)