Inflasi Jabar November Lebih Tinggi dari Nasional

Senin, 01 Desember 2014 - 15:18 WIB
Inflasi Jabar November...
Inflasi Jabar November Lebih Tinggi dari Nasional
A A A
BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) mencatat laju inflasi November 2014 mencapai 1,59% atau lebih tinggi dari inflasi nasional sebesar 1,50%.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Jabar Dody Gunawan Yusuf mengatakan, laju inflasi tahun kalender sebesar 5,16% dan laju inflasi tahun ke tahun selama dua belas bulan terakhir tercatat 5,54%.

"Andil melejitnya angka inflasi ini karena pengaruh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Ini baru 12 hari, masih akan terlihat dampaknya di bulan depan," katanya di Bandung, Senin (1/12/2014).

Dia menyebutkan, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan menjadi penyumbang inflasi tertinggi dengan inflasi sebesar 5,223%.

Sub kelompok yang mengalami inflasi tertinggi pada kelompok ini adalah sub kelompok jasa keuangan dan sub kelompok transport.

Adapun komoditi yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi adalah bensin, angkutan udara, solar, angkutan antar kota, dan transfer uang.

"Yang terlihat masih dampak kenaikan BBM subsidi secara langsung, sedangkan dampak secara tidak langsungnya belum terlihat," kata dia.

Menurutnya, jika melihat pola pasca kenaikan harga BBM subsidi sebelumnya, di sektor lain seperti industri manufaktur akan mulai terasa dampaknya di bulan ketiga dan seterusnya.

Inflasi November 2014 ini menjadi yang tertinggi selama paling tidak enam bulan terakhir ini. Pada Juni, laju inflasi Jabar tercatat 0,38%, Juli 0,86%, Agustus 0,44%, September 0,26%, Oktober 0,32%, dan November 1,59%.

Meski demikian, lanjut dia, momentum kenaikan harga BBM bersubsidi tahun ini lebih mending dibandingkan tahun lalu yang menjelang Lebaran.

"Meskipun angka inflasi melejit dari bulan sebelumnya, tetapi angkanya tidak sebesar tahun lalu. Mudah-mudahan di Desember inflasinya tidak terlalu besar,' pungkasnya.

(Baca: BBM Naik, BPS Catat Inflasi November Meroket 1,50%)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
12 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
19 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
27 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
54 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved