Rupiah Melemah Dipicu Naiknya Permintaan USD

Kamis, 04 Desember 2014 - 16:37 WIB
Rupiah Melemah Dipicu...
Rupiah Melemah Dipicu Naiknya Permintaan USD
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Andri Asmoro mengatakan, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) disebabkan meningkatnya permintaan terhadap mata uang negara Paman Sam tersebut.

Menurut dia, meningkatnya permintaan USD tersebut karena digunakan untuk pembayaran utang menjelang akhir tahun ini.

"Secara siklusnya, peningkatan demand USD untuk melakukan pembayaran utang. Siklus perusahaan membayar utang dengan bentuk USD pada akhir tahun meningkat. Kebutuhan USD dalam negeri meningkat, memang biasanya tinggi pada kuartal IV," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (4/11/2014).

Dia menjelaskan, tidak hanya rupiah yang mengalami koreksi, tetapi mata uang regional juga mengalami koreksi terhadap USD.

"Saya rasa memang USD menguat terhadap mata uang regional. Yang melemah bukan hanya rupiah, dolar Singapura juga melemah, begitu juga dengan yen," jelasnya.

Selain itu, naiknya data tenaga kerja swasta di AS yang mendorong penguatan terhadap USD, sehingga menekan mata uang lainnya. Kendati demikian, dia memperkirakan, posisi rupiah pada penghujung tahun ini berpotensi ditutup menguat didukung membaiknya neraca perdagangan domestik.

"Akhir tahun rupiah ada di angka Rp12.100. Menguat lagi karena neraca ekspor dan impor membaik, impornya sudah turun. Walaupun masih defisit neraca perdagangannya," pungkasnya.

(Baca: Tekanan USD Berkurang, Rupiah Berakhir di Rp12.309/USD)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
1 jam yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
10 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
11 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
12 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
13 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
13 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved