Pemerintah Turut Andil Kerugian Akibat Mafia Migas

Sabtu, 06 Desember 2014 - 10:27 WIB
Pemerintah Turut Andil...
Pemerintah Turut Andil Kerugian Akibat Mafia Migas
A A A
JAKARTA - Direktur Reforminer Institute Komaidi Notonegoro mensinyalir adanya andil pemerintah dalam kerugian yang dibebankan kepada negara akibat mafia migas di sektor energi nasional.

Dia mengemukakan, Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang diketuai ekonom Faisal Basri seharusnya mereformasi cara kerja pemerintah dan DPR.

"Jangan-jangan yang perlu direformasi justru cara kerja pemerintah dan DPR-nya. Banyak penyelewengan cost recovery karena lambatnya perizinan," ujarnya dalam acara Talk Show Polemik Sindo Trijaya di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (6/12/2014).

Menurut Komaidi, kerugian negara yang selama ini digembar-gemborkan akibat mafia migas sebagian besar andil dari ketidaktepatan dan kurang cepatnya kerja pemerintah.

"Kalau ada pembenahan tata kelola hulu hilir, ini wacana 15-20 tahun lalu. Mengenai kilang enggak ditambah, karena marginnya kecil. Kalau tidak diberi insentif investor tidak akan masuk. Hal seperti ini harus sampai ke publik secara seimbang," jelasnya.

Dia menambahkan, memberantas mafia sangat sulit. Sebab, mafia migas layaknya udara yang tidak terwujud bentuknya, namun diyakini ada.

"Wujud sebenarnya mafia itu agak sulit. Seperti kita bicara adanya udara. Bentuknya sulit. Yang perlu kita cermati, informasi ke publik itu simpang siur. Media terbelah jadi dua. Saya kira ini akan jadi pendidikan buruk bagi masyarakat," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved